Upacara Adat Julungan

Tawangmangu yang terletak dilereng lawu ternyata mempunyai beragam budaya tradisi yang masih diselenggarakan secara turun temurun di tengah-tengah masyarakat. Ditengah berkembangnya budaya manca negara yang bisa membuat lupa akan adat ketimuran, namun di wilayah Kecamatan Tawangmangu ini di tiap desa mempunyai upacara tradisi yang tetap dilestarikan dan diselenggarakan secara rutin sampai sekarang. Bahkan dengan sedikit pengemasan dalam melaksanakan upacara tradisi ini bisa menambah daya tarik wisata yang menjadi andalan Kabupaten Karanganyar. Seperti di desa Kalisoro Kecamatan Tawangmangu, yang mempunyai tradisi bersih desa dan sedekah bumi yang dinamakan Julungan

Waktu Pelaksanaan

Upacara tradisi Julungan dilaksanakan tiap Selasa kliwon pada Wuku Julungwangi pada Kalender Jawa.

Prosesi Upacara

Pada waktu dulu upacara Julungan hanya dilaksanakan di punden, tempat yang diyakini warga sebagai tempat moksanya leluhur yang banyak membantu warga, yaitu Kyai Honggodito. Warga sebelumnya telah melakukan bersih desa dan juga membersihkan lokasi punden leluhur. Kemudian tiap warga membawa masakan dibawa ke punden diadakan untuk kenduri dan do’a bersama yang dipimpin oleh sesepuh desa. Selesai kenduri makanan dibagi-bagi kepada seluruh warga.

Sekarang dengan sedikit kemasan, juga dilaksanakan kirab. Dari pagi setelah diadakan persiapan-persiapan, seluruh warga dengan membawa aneka ubarampe sesaji untuk kenduri yaitu nasi uduk , ingkung (ayam utuh yang dimasak dan tidak potong-potong) sambel goreng dan juga membawa segala macam hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, pala kependem, bunga dll. Untu nantinya setelah diadakan do’a bersama dipunden lalu makanan dibagi ke semua warga yang hadir

Urutan Kirab

Dalam pelaksanaan kirab yang diawali dari balai desa Kalisoro menuju punden, diatur dengan urtan sebagai berikut :

  • Paling depan adalah kelompok maching band anak-anak sekolah
  • Berikutnya adalah kelompok yang membawa bendera dan umbul-umbul
  • Dibelakangnya kelompok pembawa pusaka kraton
  • Pembawa sesaji kenduri
  • Kelompok Ibu-ibu PKK
  • Para tokoh masyarakat
  • Karang Taruna
  • Kelompok Kesenian dan dibelakang sendiri adalah Reyog.