Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto Semangati Peternak Kambing Agar Karanganyar Mampu Sentra Susu Kambing

Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto terus memberikan semangat kepada peternak untuk tekun, ulet dan tahan banting dalam peternak kambing

 

KARANGANYAR – Potensi peternakan kambing di Kabupaten Karanganyar sangat menjanjikan. Selain potensi untuk ekspor, potensi yang tidak kalah menariknya adalah susu kambing yang cukup baik tingkat pasarannya. Populasi kambing di wilayah Karanganyar sudah mencapai 125 ribu ekor.

“Kita mestinya bisa melakukan terobosan dengan mengekspor daging kambing tersebut Jika Boyolali terkenal dengan susu sapi, Karanganyar bisa jadi mempunyai brand dengan susu kambingnya,” papar Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto SE, MM dalam sarasehan dan halal bi halal Himpunan Peternak Kambing Domba (HPDKI) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, (14/05).

Dia menambahkan usaha kambing tidak perlu terampil dahulu. Namun niat yang kuat dan berjalannya waktu akan semakin besar. Melalui forum seperti ini dapat dipergunakan untuk tukar pikiran, sharing dan berbagi ilmu untuk beternak kambing yang lebih baik. “Potensi daging ini saya pikir mampu untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Peternak harus tekun, ulet dan tahan banting,” tambahnya.

Pemkab Karanganyar, tambah pimpinan kebanggaan masyarakat Karanganyar tersebut akan juga memperbaiki pasar-pasar ternak. Dengan demikian, fasilitasi ini diharapkan mampu membuat peternak kambing lebih jaya lagi. Pembangunan peternakan didasarkan pada penerapan sistem yang berorientasi agribisnis, oleh karena itu dukungan kelembagaan peternakan, pengembangan peternakan dan modernisasi sistem yang sangat penting. Sehingga program pembangunan peternakan diarahkan untuk memanfaatkan sumber daya lokal dan berkelanjutan bangun sistem peternakan nasional yang mampu memenuhi kebutuhan terhadap produk peternakan dan mensejahterakan peternak.

Ketua DPC  HPDKI Karanganyar, Triyono SH mengatakan potensi ternak kambing di Kabupaten Karanganyar sangat bagus. Satu desa hanya di daerah Kerjo ada 150 peternak. Bisa dikalkulasikan jika 117 desa ada peternak 100 per desa maka potensi untuk ekspor luar biasa. (MC Karanganyar/Adt)