Tarawih Keliling Ngargoyoso, Bupati Ajak Masyarakat Untuk Perbanyak Zakat Infaq

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M,M.H memberikan Tauziyah pada acara Tarawih Keliling di Masjid Jamil Ibrohim, Tenen, Kemuning, Ngargoyoso, Rabu(12/4)
Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M,M.H memberikan Tauziyah pada acara Tarawih Keliling di Masjid Jamil Ibrohim, Tenen, Kemuning, Ngargoyoso, Rabu(12/4)

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H.Juliyatmono, M.M., M.H., bersama Tim Tarling Kabupaten Karanganyar melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jamil Ibrohim, Tenen, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso Rabu (12/04). Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan kepada kaum dhuafa dan anak yatim oleh Tim Tarling Kabupaten Karanganyar. Kegiatan diikuti oleh segenap jajaran Forkopimca Kerjo serta masyarakat sekitar.

Dalam laporannya Camat Ngargoyoso Wahyu Agus Pramono,S.STP menyampaikan, bahwa dalam bulan Ramadhan ini Kecamatan juga telah mengadakan tarawih keliling di desa – desa wilayah Kecamatan Ngargoyoso. Ia juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kecamatan membentuk satgas dalam menangani masa libur dan cuti bersama Idul Fitri.

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tarawih keliling ini. Ini merupakan tarawih keliling terakhir bersama Pemkab Karanganyar baginya. Maka dari itu, dirinya merasa bahwa pada ramadhan 1444H ini merupakan ramadhan yang spesial. Bukan hanya karena ramadhan terakhir menjabat sebagai Bupati Karanganyar, namun di ramadhan tahun ini, semua sudah mulai berjalan normal seperti sebelum terjadinya pandemi.

Ia juga mengajak masyarakat setempat terus mengembangkan potensi di wilayah setempat. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan ekonomi warga terus menggeliat.

“Tiap desa tentu memiliki potensi.Terus kembangkan potensi yang ada untuk kesejahteraan warga,”ujarnya

Bupati juga berpesan agar ketua RT/RW untuk  aktif mensosialisasikan baznas di masyarakat. Apalagi Ramadan dan lebaran merupakan momentum untuk meningkatkan pengumpulan zakat infaq sedekah (ZIS).

“Program baznas pusat maupun daerah cukup baik. Karenanya semua elemen harus bersama-sama menggaungkan gerakan zakat,”pesannya.
(yg/adt)