Lurah, Perangkat Desa se Kabupaten Karanganyar ikuti Sosialisasi Resosek BPS

Diskominfo
Bupati Karanganyar hadiri sekaligus menjadi narsum Sosialisasi Resosek, Rabu (21/9/2022).

KARANGANYAR– Kurang lebih dua ratus peserta meliputi jajaran OPD Karanganyar, perangkat desa mengikuti Sosialisasi Rakorda Registrasi Sosial Ekonomi yang diadakan BPS (Badan Pusat Statistik) yang dilaksanakan di Hotel Tamansari, Karanganyar, Rabu (21/9) pagi.

BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Karanganyar mengadakan sosialisasi Rakorda Registrasi Sosial Ekonomi. Acara tersebut dihadiri Bupati Karanganyar, Kepala Baperlitbang Karanganyar, Kepala Dinas Kominfo Karanganyar, Kepala dispermades, Kepala dinas sosial, Kepala DP3APPKB Karanganyar atau yang mewakili, kepala dinas Dukcapil Karanganyar atau yang mewakil, seluruh kepala desa dan lurah se Kabupaten Karanganyar.

Bupati dalam sambutannya meminta kepada pihak OPD untuk membantu tugas BPS (Badan Pusat Statistik) karena masih ada beberapa tempat yang takut saat didatangi petugas.

“Melalui Resosek untik dibantu Bapak/Ibu supaya data nanti akurat. Saya ambil yang terbaik perkecamatan akan dihadiahi. Paling bagus dari 17 desa kelurahan,” Kata Bupati Karanganyar

Sementara itu, Laporan Kepala BPS Karanganyar, Dewi menyampaikan penyelenggaraan kegiatan Rapat Koordinasi tingkat kabupaten bertujuan menguatkan koordinasi dan konsolidasi eksternal dan internal dalam rangka pelaksanaan kegiatan awal Resosek di Kabupaten Karanganyar. Tema Rapat Koordinasi yaitu “Mencatat untuk Membangun Negri.”

“Resosek sangat penting untuk dilaksanakan karena masih terbatasnya data sosial ekonomi yang mencakup keseluruhan penduduk, belum adanya kontrol standar kualitas data dan data target program yang masih sangat sektoral,” Jelasnya

Resosek yang merupakan sistem dan basis data profil kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan seluruh penduduk diharapkan dapat mengangkat dinamika perubahan kesejahteraan masyarakat.

“Pendataan awal Resosek mencakup 100% penduduk/keluarga di 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Serta menggunakan pendekatan keluarga,” Kata Dewi

Resosek juga diharapkan dapat menghasilkan basis data kependudukan yang terintegrasi terutama memberikan insight dalam menyempurnakan kebijakan pembangunan sosial ekonomi termasuk perlindungan sosial. Diskominfo (ind/al)