Germas kepada Ibu Hamil dalam Rangka Pencegahan Stunting oleh Puskesmas Matesih

 

 

 

DISKOMINFO
Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., memberikan pembinaan Germas di hadapan para ibu hamil lingkup Matesih, Senin (06/03) pagi.

KARANGANYAR – Puskesmas Matesih Kabupaten Karanganyar menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai bentuk pembinaan kepada para ibu hamil di wilayah Matesih, Karanganyar. Kegiatan ini sebagai upaya untuk mengurangi resiko gangguan kehamilan dan mendukung persalinan secara normal bagi kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan Germas ini bertempat di Aula Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar, pada Senin (06/03). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Karanganyar, Rusmanto, S.H., M.M., Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, Purwati, S.K.M., M.Kes., Forkompimca, dan para ibu hamil di lingkup Matesih.

Sebagai upaya mengatasi masalah kehamilan, Puskesmas Matesih terus mendorong para ibu hamil untuk melakukan skrining terhadap usia kandungan agar nantinya dapat memprediksi kelahiran secara cermat. Dalam kegiatan Germas ini juga ditekankan dalam pencegahan stunting serta penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Hal ini bertujuan untuk mencapai tingkat persalinan yang normal.

Camat Matesih, Sugiharjo, S.I.P., M.M., menyampaikan laporan berupa pembinaan kepada para ibu hamil se-Kecamatan Matesih yang merupakan program nasional sebagai upaya pencegahan lahirnya anak-anak yang mengalami masalah stunting. Beliau berharap agar para ibu hamil mampu menjaga kondisi tubuh dan psikisnya sehingga melahirkan generasi terbaik dan unggul.

Dalam sambutan Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., menyampaikan “Para ibu hamil lebih memperhatikan kondisi psikis. Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar anak yang dilahirkan menjadi generasi yang hebat.” Terang Bupati Juliyatmono.

Kondisi Kesehatan ibu hamil harus lebih diperhatikan, apalagi yang baru mengamalami kehamilan pertamanya. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir pencegahan stunting dan kematian pada janin dan ibu yang mengandung.

Sebagai penutup, Bupati Karanganyar menegaskan upaya pemerintah untuk memperhatikan secara intensif dan memfaslitiasi dengan baik kepada para ibu hamil dalam melahirkan generasi terbaik sehingga proses persalinan dapat berjalan dengan lancar.

Diskominfo (hlm/yg)