Bupati Karanganyar: Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2023

Bupati sampaikan Nota Penjelasan RAPBD Kabupaten Karanganyar TA 2023

KARANGANYAR – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar hari ini, Rabu (5/10) dengan agenda penyampaian Nota Keuangan dan Belanja Daerah Kabupaten Rancangan Anggaran Pendapatan 08 Karanganyar Tahun Anggaran 2023.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023, maka penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023 didasarkan pada prinsip:

1. Sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan pendapatan daerah;

2. Tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi;

3. Berpedoman pada RKPD, KUA dan PPAS; 4. Tepat waktu, sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan;

5. Dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat dan taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan; dan

6. APBD merupakan dasar bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan penerimaan dan pengeluaran daerah.

Mengawali sambutan, Bupati Juliyatmono atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan masyarakat Karanganyar menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat atas dukungan dan kerjasama yang baik atas pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2023 melalui rapat-rapat DPRD maupun rapat-rapat Paripurna DPRD sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selanjutnya akan kami sampaikan gambaran umum Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2023 sebagaimana berikut :

A. PENDAPATAN DAERAH

Anggaran Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2023 direncanakan sejumlah Rp 2.124.177.753.000,00 (dua triliun seratus dua puluh empat miliar seratus tujuh puluh tujuh juta tujuh ratus lima puluh tiga ribu rupiah) yang bersumber dari :

1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sejumlah Rp 382.871.676.000,00 (tiga ratus delapan puluh dua miliar delapan ratus tujuh puluh satu juta enam ratus tujuh puluh enam ribu rupiah) terdiri dari:

a. Pajak Daerah sejumlah Rp 188.286.600.000,00 (seratus delapan puluh delapan miliar dua ratus delapan puluh enam juta enam ratus ribu rupiah). Retribusi Daerah sejumlah Rp 7.289.262.000,00 (tujuh miliar dua ratus delapan puluh sembilan juta dua ratus enam puluh dua ribu rupiah). Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan sejumlah Rp 17.168.176.000,00 (tujuh belas miliar seratus enam puluh delapan juta seratus tujuh puluh enam ribu rupiah). Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sejumlah Rp 170.127.638.000,00 (seratus tujuh puluh miliar seratus dua puluh tujuh juta enam ratus tiga puluh delapan ribu rupiah).

2. Pendapatan Transfer direncanakan sejumlah Rp 1.734.096.077.000,00 (satu triliun tujuh ratus tiga puluh empat miliar sembilan puluh enam juta tujuh puluh tujuh ribu rupiah) terdiri

a. Transfer Pemerintah — Pusat direncanakan — sejumlah Rp 1.591.562.883.000,00 (satu triliun lima ratus sembilan puluh satu miliar lima ratus enam puluh dua juta delapan ratus delapan puluh tiga ribu rupiah). Transfer Antar Daerah direncanakan sejumlah Rp 142.533.194.000,00 (seratus empat puluh dua miliar lima ratus tiga puluh tiga juta seratus sembilan puluh empat ribu rupiah).

3. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah direncanakan sejumlah Rp 7.210.000.000,00 (tujuh miliar dua ratus sepuluh juta rupiah).

B. BELANJA DAERAH

Anggaran Belanja Daerah dalam Tahun Anggaran 2023 ini direncanakan sejumlah Rp 2.214.777.523.000,00 (dua triliun dua ratus empat belas miliar tujuh ratus tujuh puluh tujuh juta lima ratus dua puluh tiga ribu rupiah)

C. PEMBIAYAAN

Anggaran Pembiayaan Daerah dalam Tahun Anggaran 2023 ini yang dipergunakan menutup defisit sejumlah Rp 90.599.770.000,00 (sembilan puluh miliar lima ratus sembilan puluh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh ribu rupiah), terdiri dari penerimaan pembiayaan yang merupakan estimasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya sejumlah Rp 100.600.000.000,00 (seratus miliar enam ratus juta rupiah) dan pengeluaran pembiayaan sejumlah Rp 10.000.230.000,00 (sepuluh miliar dua ratus tiga puluh ribu rupiah) sehingga terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sejumlah Rp O (nol rupiah).

Sesuai Surat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor S-73/PK/2022 tanggal 29 September 2022 tentang Penyampaian Rincian Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2023, dapat kami sampaikan bahwa DAU di Tahun Anggaran 2023 ini dibedakan menjadi DAU Yang Tidak Ditentukan Penggunaannya (DAU Bebas) dan DAU Yang Ditentukan Penggunaannya (DAU Earmarked). Adapun DAU bebas mengalami penurunan sebesar Rp 88.983.103.000,00 (delapan puluh delapan milyar sembilan ratus delapan puluh tiga juta seratus tiga ribu rupiah) dan munculnya DAU Earmarked sebesar Rp. 120.610.154.000,00 (seratus dua puluh milyar enam ratus sepuluh juta seratus lima puluh empat ribu rupiah) yang sebelumnya Rp 0 (nol rupiah). Adapun alokasi Dana Desa mengalami kenaikan sebesar Rp 5.688.195.000,00 (lima milyar enam ratus delapan puluh delapan juta seratus sembilan puluh lima ribu rupiah) sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik mengalami penurunan sebesar Rp 81.572.000,00 (delapan puluh satu juta lima ratus tujuh puluh dua ribu rupiah), Dana Insentif Daerah (DID) atau dengan sebutan lain Insentif Fiskal menjadi Rp O (nol rupiah), sehingga dengan adanya perbedaan atas asumsi awal prognosis penerimaan dana Transfer Keuangan dan Dana Desa (TKDD) dengan Penyampaian Rincian Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2023, maka selanjutnya dalam rangka penyempurnaan penyusunan RAPBD TA 2023 perlu penyesuaian pendapatan dan belanja berdasarkan mandatory pengalokasian Dana Transfer Keuangan ke Daerah.

Demikian secara ringkas gambaran mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2023, kami berharap agar Rancangan APBD dapat segera dibahas dan selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan kemudahan kepada kita sekalian dalam rangka membangun Kabupaten Karanganyar untuk lebih maju dan mantap.
Diskominfo (ind/al)