Bupati Karanganyar Wacanakan Pembelajaran Tatap Muka Selama 2-3 Jam

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM memberikan arahan dan wejangan kepada guru penerima Tunjungan Profesi Guru (TPG) di Aula Disdikbud Karanganyar, (01/07)

 

KARANGANYAR – Dalam kesempatan penyerangan Tunjungan Profesi Guru (TPG) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Bupati mewacakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 2-3 jam. Dengan menggunakan sistem masuk secara bergiliran. Namun demikian, pelaksanaannya masih menyesuaikan kondisi dan situasi pandemi Covid-19.

“Kami berharap PTM bisa dilaksanakan selama 2-3 jam dan menggunakan sistem masuk secara bergilir. Dengan menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat pembinaan bagi guru penerima TPG, Kamis (01/07).

Bupati mengajak para guru di Kabupaten Karanganyar untuk terus menyebarluaskan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya melalui teknologi yang sedang marak-maraknya berkembang. Jangan lantas gagap dengan tehnologi namun guru harus menyesuaikan dengan tehnologi yang berkembang pada saat ini. “Saya berharap para guru tetap menyebarluaskan ilmu pengetahuan di tengah Pandemi ini dengan perantara teknologi. Karena orang yang mempunyai ilmu pengetahuan akan mempunyai kedudukan lebih tinggi di mata Tuhan”.

Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar juga meminta para guru untuk taat mematuhi protokol kesehatan di masa pendemi seperti sekarang ini. Selain itu, bupati juga menyampaikan tunjangan profesi guru tahun ini tidak mengalami pengurangan.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa mengatakan meskipun acara ini dihadiri hanya dari perwakilan dari TK, SD, maupun SMP. Namun pihaknya meminta informasi ini bisa disebarluaskan. Sehingga terciptanya transparansi antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karanganyar. (Adt/Ard/Nb)