Pembinaan Karyawan UPT Puskesmas Matesih

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan hadiri pembinaan karyawan Upt Puskesmas kec. Matesih di aula Puskesmas Matesih pada, Rabu(23/06/21).

Workshop UPT puskesmas matesih ini bertajuk penguatan penanganan pandemi covid 19 dan percepatan vaksinasi covid 19.

Kepala Upt Puskesmas Matesih drg. Endang Sulastri, sampaikan ucapan tetimakasih dan dukungan moril kepada Bupati Juliyatmono yang tidak pernah bosan menyerukan untuk selalu taat protap kesehatan selama pandemi belum berakhir. Harapannya dapat meberikan motivasi dan semnagat untuk bekerja dengan ikhlas dan bisa bekerjasama memerangi covid 19.

” Berpikir positif agar jiwa sehat, jaga imun, kerja ikhlas, selalu tersenyum saat memberikan pelayanan “, jelas Endang.

Endang juga sampaikan bahwa di Kecamatan Matesih hari ini ada 9 kasus cluster keluarga di 6 Desa.  Satu cluster berasal dari warga yang datang dari Kudus pada tanggal 14 Juni. Dan 1 datang dari Purwodadi.

Hasil vaksinasi 6510 (nakes 100%, guru 91 %, dan pelayanan publik 8%, serta lansia 88%) sudah habis, masih ada 2 desa yg blm divaksin. Target vaksin di ngadiluwih dosis 1, Girilayu dan Gantiwarno dosis 2. Keluhan puskesmas adalah lahan parkir masih sempit dan butuh lahan lebih besar karena tempat rawat inap yang kebanyakan pakai motor.

Bupati Karanganyar yang saat itu memberikan motivasi dan pembinaan pegawai sampaikan bahwa di tahun 2021 ini Kabupaten tagelinenya “maju dan berdaya saing” di 2022 “maju mandiri” dan 2023 “maju dan mantap”.

Covid dulu hanya jadi tontonan karena diluar negeri, tiba tiba nyasar sampai ke Indonesia. Perkiraan dulu hanya 3 sampai 6 bulan sudah hampir 2 tahun. Corona sudah berada 177 desa di Kabupaten Karanganyar dan keluarga, tidak ada satu desapun yang lolos dari corona. Sekarang kita sedang diberi ujian, bukan sebagai musibah. Di maknai masing masing dan di uji ketahanannya, ketangguhannya, bahkan kesiapan diri kita.

Mudah mudahanan pribadi kita yang sedang diuji ini bisa naik kelas, makin beriman dan percaya kepada tuhan, dan jangan lupa pendekatan religius yakin kepada tuhan, jelas Bupati Juliyatmono.

Vaksinasi hanya untuk menjaga kekebalan secara medis, dan selalu tetap yakin kepada tuhan dengan iman. Ada sebagian orang tidak percaya covid, di swab ternyata positif, lalu di isolasi dirumah tidak betah karena masih banyak yang belum paham mengenai covid. Harus punya pemikiran sama, menerapkan protap kesehatan dengan selalu mengajak kepada tetangganya untuk selalu memakai masker (Getok tular)

Kepada karyawan Upt Puskesmas Matesih Bupati yang akrab disapa Yuli ini b erpesan agar mencintai pekerjaannya, apapun penyakitnya yg punya Allah. kemudian menjadikan puskesmas menjadi rumah kedua, karena diharapkan semua puskesmas menjadi tipe D besar, ombo, supaya bisa rumah sakit tipe D.

Semoga awal Juli bisa menurun. Tidak usah panik mengenai covid, tidak usah di dramatis yang penting masih selalu mematui prokes. Tata kelola Puskesmas (inovatif, kreatif) dengan baik dilayani juga yang bagus. Harus ada public relation yang bagus terhadap pelayanan. Tata nilai yang diperbuat dengan keyakinan ini pekerjaan ini bagian dari ibadah. Sabar melalui ujian ini.
Mudah2an sehat, tetap jaga kebersamaanya, rukun, saling memberi semangat” tegasnya.

Demikian DISKOMINFO( Ard/Tgr/Nr)