Covid-19, Bupati Peringatkan Instansi terkait Untuk Waspada Dan Bergerak Cepat

Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan di ruang Podang 1 dipimpin oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono

KARANGANYAR – Meningkatnya jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 di Karanganyar, membuat Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta sejumlah instansi waspada dan memperketat protokol kesehatan (Prokes).  Sebab trend peningkatan kasus terpapar covid kian tidak terkendali dan cepat penyebarannya. Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar mengharapkan perhatian semua pihak untuk menyiapkan tempat dan menekan semakimal mungkin agar covid-19 tidak merajalela.

Pada kesempatan rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan di ruang Podang 1 Selasa (22/06) tersebut, Bupati Karanganyar itu, meminta Satpol PP untuk memperketat prokes di Alun-alun Karanganyar dan Taman Pancasila. Baik pembeli, maupun pedagang sudah mulai kendor dalam menerapkan prokes dan jam berdagang. Satpol PP diharapkan dapat mengintensifkan operasi yustisi dengan tetap bijaksana. Artinya ekonomi para pedagang tetap berjalan dengan baik. “Termasuk di kantor jika perlu diberlakukan WFH maka terapkan saja bekerja di rumah,” ujar Juliyatmono.

Selain itu, bupati juga meminta RSUD Karanganyar untuk menambah jumlah bed atau tempat tidur pasien. Meskipun sudah ada penambahan bed untuk pasien covid, namun jumlahnya tetap terus ditambah. Jika perlu ruang khusus isolasi Covid-19. “Tahanan kejaksaan yang dititipkan polres juga terkena Covid-19. Namun sudah ditangani dengan baik di RSUD Karanganyar,” imbuhnya.

Selanjutnya, para camat di 17 kecamatan diminta untuk menyediakan ruang isolasi terpusat di masing-masing kecamatan. Hal ini untuk mengantisipasi merebaknya kasus covid-19. Sehingga ketika ledakan kasus itu benar-benar terjadi, maka kecamatan sudah siap. Pihaknya juga meminta Pemdes, Babinkantibmas dan Babinsa untuk terus mematau prokes sampai tingkat RT dan RW. “Kita harus bergerak cepat dan ditambah relawan. Relawan nanti diharapkan dapat menyampaikan prokes sampai tingkat RT atau RW,” pungkas Bupati. (hr/adt/nurul)