Kampanyekan Prokes dan Pencegahaan Covid-19, Diskominfo Karanganyar Pentas Pertunjukkan Rakyat Dengan Lakon Sorban 5 M Ajisaka

Nobar Pertunukkan Rakyat Sorban 5 M Ajisaka di ruang Audio Visual Disarpus Karanganyar

 

KARANGANYAR – Di Kerajaan Mendang Kamulyan, Prabu Dewoto Cengkar suka memakan daging manusia ini tidak peduli dengan keselamatan rakyat. Rakyatnya yang kena wabah sengaja dibiarkan saja oleh prabu gagah perkasa ini. Ketidakadilan itu membuat Ajisaka berontak dan melawan kekejaman dari Prabu Dewoto Cengkar. Dengan kesaktian dan kepinteraan yang dimiliki Ajisaka ini, selanjutnya Prabu Dewoto Cengker disingkirkan dengan cara tenggelam di danau dan berubah menjadi buaya putih. Demikian cerita singkat nonton bareng virtual pertunjukkan rakyat dengan Lakon Sorban 5M Ajisaka yang digelar di ruang audio visual Disarpus Kabupaten Karanganyar. Cerita tersebut di live streaming chanel youtube Kabupaten Karanganyar.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Teguh Triyono SH, M.Si mewakili Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar menyambut baik nonton bareng virtual pertunjukkan rakyat sorban 5M Ajisaja. Pertunjukkan rakyat ini tentu banyak ajakan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Setidaknya ada tiga alasan mengajak masyarakat menerapkan prokes dengan pertunjukkan rakyat ini. Pertama di masa pandemi, masyarakat lebih banyak mengakses lebih banyak media sosial, dan platform youtube paling digemari. Pertunukkan rakyat melalui youtube lebih bagus karena menerapkan prokes dengan jaga jarak dan menghindari kerumumunan. “Sekaligus membantu seniman optimis untuk bangkit. Kami selaku tuan rumah dan mitra Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah berusaha semakimal mungkin menggelar acara ini,” tambahnya.

Sementara Kasi Pelayanan Informasi Kebijakan Daerah (PKD), Sopiyatun mengatakan pertunjukkan rakyat ini untuk menyampaikan kebijakan pemerintahan dalam hal penanganan covid-19 dan penerapaan prokes. Kampanye dikemas dalam pertunjukkan rakyat, dan film pendek edukasi. “Pertujukkan ini direkam dengan mengenalkkan tempat wisata yakni Tlaga Madirda, Ngargoyoso. Ajakan prokes yang dikemas dengan pertujukkan rakyat supaya pesan dapat diterima masyarakat dengan baik,” imbuhnya. (hr/adt)