PDM Muhammadiyah Karanganyar Minta Restu Dirikan Universitas, Bupati Setuju 1 Juta Persen

PDM Karanganyar beraudiensi dengan Bupati Karanganyar terkait pendirian Perguruan Tinggi di Kabupaten Karanganyar

 

KARANGANYAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar meminta restu untuk membangun Universitas Sains dan Tehnologi Muhammadiyah kepada Bupati Karanganyar, selaku pemangku wilayah. Hal itu disampaikan jajaran PDM Karanganyar saat beraudiensi dengan Bupati Karanganyar pada Kamis, (06/05). Tekad mendirikan perguruan tinggi karena segala aspek dan persyaratan dari Kementrian Pendidikan bisa dipenuhi.

“Untuk masalah tanah PT bisa menggunakan tanah sebelah barat PDM Karanganyar dan masih ada beberapa tempat sebagai alternatif. Persyaratannya sudah dapat dipenuhi dan kami akan segera mengajukan izin pendirian PT kepada Kemendikbud,” papar Kepala PDM Karanganyar, Dr Muh Samsuri, M.SI didampingi sekretaris PDM, Sarilan M Ali dan beberapa pengurus pleno di ruang Garuda, Setda Karanganyar.

Ditambahkan, salah satu panesehat pendirian Universitas Sains dan Tehnologi Muhammadiyah Karanganyar, Ali Imron menambahkan akan membuka pendidikan teknik, ekonomi dan kesehatan. Tekanan dari Kementrian pendidikan adalah bidang tehnologi, sehingga ini salah satu alasan membuka jalur bidang teknik. Kemudian ekonomi bisnis lebih pada bidang ekonomi digital. Sebab saat ini, perkembangan saat ini ekonomi digital sudah membuat supermarket mulai gulung tikar dan Kesehatan bidang fisioterapy. “Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) PDM Kabupaten Karanganyar begitu maju sehingga pendirian Perguruan Tinggi bakal sukses,” tambahnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendukung 1 juta persen. Hal itu ditindaklanjuti dengan memerintahkan stafnya untuk membuat surat rekomendasi agar menjadi laporan untuk segera diproses. Jika dimungkinkan dimuluskan skenario untuk mendirikan Universitas terlebih dahulu dan jangan Institut. Toh, jika Univesitas belum boleh maka Istitut tidak masalah.  Moratorium itu bagi pemerintah, namun jika swasta mampu tidak menjadi masalah.”Mumpung masih pandemi covid, silahkan terus berproses. Jika nanti covid-19 dinyatakan selesai maka sudah jadi perguruan tinggi tersebut dan menerima mahasiswa,” tambahnya.

Pihaknya sangat mendukung perguruan tinggi hadir di Kabupaten Karanganyar. Pihaknya sudah memberikan tanah di Bromo untuk pendirian Fakultas Kehutanan UNS SoLo. Sekaligus juga memberikan hibah untuk pembangunan IAIN di Karanganyar. Jika ada Univesitas ada di Karanganyar dari Muhammadiyah sangat disetujui. “Saya pingin Kabupaten Karanganyar sebagai daerah yang cerdas dengan banyaknya universitas. Termasuk memberikan kesempatan KKN di Karanganyar akan membuka kesempatan orang tua untuk menyekolahkan anaknya setinggi mungkin,” imbuh Juliyatmono.(hr/adt)