Rakor Presiden dengan Kepala Daerah se Indonesia Secara Virtual, Presiden Ingatkan Daerah Waspadai Covid Paska Lebaran dan Genjot Pemulihan Ekonomi

Kominfo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengikuti Pengarahan Presiden kepada Kepala Daerah se Tanah Air secara virtual, Senin (17/5).

KARANGANYAR- Presiden RI Joko Widodo menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh Kepala Daerah ditanah air secara virtual. Dalam arahannya Presiden meminta semua Pemerintah Daerah (Pemda) mewaspadai ledakan covid 19 paska lebaran dan terus menggenjot pemulihan ekonomi.

Dalam rakor ini Presiden menekankan pentingnya masing masih daerah mengetahui daerah persebaran covid 19. Sebab angka covid 19 secara nasional saat ini mengalami penurunan.

“Kini turun 48 persen. Kita harus bekerja keras agar kasus covid 19 dapat konsisten menurun,”paparnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya menyoroti beberapa Propinsi yang tingkat kasus covid 19 mengalami kenaikan. Daerah-daerah itu adalah
Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Riau, DKI Jakarta, Banten, Maluku, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Jambi, Bangka Belitung (Babel) dan Aceh.

“Hati-hati untuk daerah di Sumut dan Kepulauan Riau. Karena sudah diatas 50 persen kenaikannya,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu Presiden juga meminta tiap Pemda mewaspadai potensi kenaikan kasus covid 19. Karena meski Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, masih banyak warga yang kembali ke daerah asal dalam periode 6-17 Mei.

“Tadi pagi saya dapatkan data pemudik sebanyak satu setengah juta orang.Tetap waspada karena negara tetangga Malaysia telah menerapkan lockdown nasional hingga Juni 2021,”jelasnya.

Sementara untuk pertumbuhan ekonomi, Jokowi menyampaikan akan terus menggenjot pemulihan ekonomi. Meski mengalami perbaikan namun saat ini masih minus 0,74 persen.

“Pertumbuhan ekonomi harus mulai memasuki pemulihan di 2021. Ini baru ada sepuluh Propinsi yang positif mengalami pertumbuhan ekonomi,”katanya.

Ditambahkannya Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi diatas tujuh persen. Indikasinya ada dan ini tergantung akan kerja keras seluruh elemen Paperwritings.com.

“Ada peningkatan pertukaran uang kartal mencapai 154,5 triliun, naik 42,5 persen dibanding 2020 kemarin. Mari terus bekerja keras dalam pemulihan ekonomi negeri,”pungkasnya.
Diskominfo (dn/ind)