Belajarlah Dari India, Agar Covid 19 di Karanganyar Tidak Meledak

Bupati Karanganyar, Juliyatmono diberbagai kesempatan selalu mengingatkan bahaya covid 19

 

 

KARANGANYAR – Di berbagai kesempatan bertemu dengan masyarakat Bumi Intanpari, Bupati Karanganyar selalu mengingatkan waspada gelombang kedua covid 19 khususnya di Karanganyar. Pada kesempatan Taraweh Keliling di Masjid Al Hidayah, Grobakan, Tepus, Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Selasa (04/05)  orang nomor satu di Karanganyar meminta semua belajar dari meledaknya kasus covid 19 di India. Harapannya tentu agar kasus covid 19 di Kabupaten Karanganyar dapat segera mereda.

“India merasa paling cepat dalam penanganan covid 19 karena sudah dapat membuat vaksin sendiri dan bahkan sudah ekspor. Kemudian, membuka perayaan hari keagamaan di sungai Gangga yang dihadiri jutaan orang. Setelah itu, kasus covid 19 di India merebak luar biasa,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan tauziah kepada jamaah Masjid Al Hidayah.

Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar ingin masyarakat sehat sehingga harus betul-betul menjaga kesehataan di masa pandemi covid 19 seperti saat ini. Masker jangan sampai ditinggalkan dan sudah menjadi kebiasaan. Sehingga jangan sampai ditinggalkan masker kemanapun pergi atau keluar rumah. “Mojogedang ini yang memakai masker belum ada 40 persen. Wira-wiri belum memakai masker secara tertib. Kemudian jaga jarak atau tidak berkerumun juga belum maksimal,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, pihaknya betul-betul mengingatkan covid 19 masih ada dan harus terus diwaspadai. Namun demikian, juga tidak usah terlalu panik sebab panik tetap berdoa agar covid 19 segera lenyap dari Karanganyar dan Indonesia. “Sholat terawehnya juga dijaga jaraknya supaya semuanya aman dan sehat,” tambahnya.

Untuk sholat Fitri, pihaknya menyatakan boleh dilakukan di lapangan dengan kapasitas 50 persen. Termasuk penitia penyelenggara sholat ied harus menyiapkan sarana prasarana untuk protokol kesehatan. Pihaknya meminta usai Ramadhan ini, virus Covid 19 juga pergi. (hr/adt)