Bupati Bolehkan Sholet Ied di Lapangan Atau Masjid dengan Kapasitas 50 Persen

Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto SE memberikan bantuan sarana ibadah kepada Takmir Masjid Badriyah, Dawung, Matesih, Teguh Triyono SH, M.Si

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono memperbolehkan menyelenggarakan sholat idul fitri 1442 H di lapangan atau masjid. Namun demikian, ‘lampu hijau’ tersebut harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar mewanti-wanti untuk membuat kapasitas jamaah hanya 50 persen dari lapangan atau masjid.

“Setiap penyelenggara sholat itu ada panitia. Saya minta panitia harus ketat untuk menerapkan protokol kesehatan,” papar Juliyatmono saat tauziah pada Teraweh Keliling di jamaah Masjid Badriyah, Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Minggu (02/05).

Dia menambahkan untuk halal bihalal atau silaturahmi setelah sholat Idul Fitri meminta tidak usah dulu berkunjung. Melalui telepon seluler saja, hal ini untuk menghindari kerumunan. Bupati mendoakan masyarakat tetap sehat dan terus mematuhi protokol kesehatan. “Semoga Allah menerima ibadah puasa ramadhan kita. Saya akui penyelenggaraan sholat isyah dan teraweh di Masjid Badriyah bagus,” imbuhnya.

Bupati terus mengingatkan Corona atau covid 19 sungguh ada. Ini tentanra Allah SWT yang datang untuk menguji masyarakat semuanya. Seberapa tangguh keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Oleh sebab itu, Ibadahnya harus semakin kencang. “Harusnya tambah khusuk berdoa dan beribadah kepada Allah SWT,” pungkas Bupati. (hr/adt)