Vcon Motivasi dan Pemantapan kepada Kepala Sekolah SD/SMP di Karanganyar, Perlancar UN secara daring, Pemkab Siap Pasang Wifi atau Server di tingkat Pedesaan

Kominfo
Vcon Persiapan jelang Ujian Nasional (UN) Bupati Karanganyar didampingi Kepala Disdikbud, Rabu (21/4/2021) pagi.

KARANGANYAR- Pemkab Karanganyar akan mendata desa-desa yang mengalami kesulitan sinyal dan akan memasang server atau wifi di wilayah tersebut. Langkah ini untuk mendukung pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP secara daring.

Hal tersebut diungkapkan Juliyatmono Bupati Karanganyar ketika melakukan vcon pemantapan dan motivasi kepada Kepala Sekolah tingkat SD/SMP di Karanganyar di ruang SIC Diskominfo,Rabu (21/4). Menurutnya pelaksanaan ujian nasional secara daring dilakukan menyusul masa pandemi yang belum berakhir.

Pelaksanaan UN tingkat SMP secara daring lantaran siswa telah melek teknologi dan mengurangi resiko penyebaran covid di lingkungan sekolah.Sebagai bentuk dukungan pelaksanaan secara daring, Pemkab akan segera mendata desa-desa yang mengalami kesulitan sinyal.

“Kita akan pasang server atau wifi di desa yang sulit sinyal. Sebab sinyal sangat penting agar siswa lancar mengerjakan ujian,”ujar Bupati.

Ditambahkan Bupati pihaknya berharap agar Kepala Sekolah tetap menerapkan prokes ketat dan edukasi yang baik di tengah keterbatasan. Sekolah harus memiliki terobosan agar pelaksanaan kegiatan belajar dapat berjalan dengan baik di tengah masa pandemi.

“Situasi pandemi sekolah harus tetap memberikan edukasi yang baik,”pesannya.

Sementara Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa mengatakan pelaksanaan UN akan dilakukan secara luring untuk SD dan daring untuk SMP.

“UN luring soal akan diambil orang tua dan diserahkan kembali ke sekolah usai dikerjakan,”paparnya.

Diakuinya dalam pembelajaran secara daring belum maksimal karena beberapa sekolah mengalami kendala sinyal. Sedikitnya 9 SMP yang masih ada gangguan sinyal sehingga dalam pelaksanaan UN digelar secara luring.

“UN di 9 SMP secara luring dan 71 lainnya daring. Sementara untuk SD sebanyak 112 sekolah terkendala sinyal,”ujarnya.

Pelaksanaan UN tingkat SD sendiri akan digelar 26-30 April. Sementara tingkat SMP dilaksanakan 26 April-5 Mei mendatang. Jumlah peserta SD sejumlah 11.996 siswa dan SMP sebanyak 10.522 siswa.
Diskominfo (ind/dn)