Rakor Jelang Ramadhan Bersama Gubernur Jateng Secara Virtual

Sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

KARANGANYAR – Jelang bulan Ramadhan Bupati Karanganyar dan Forkopimda hadiri Rakor Bersama Gubernur Jawa Tengah secara virtual di Ruang Anthurium Bupati Karanganyar, Rabu (7/4/21).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa dalam memasuki bulan Ramadhan kita harus sama-sama berkomitmen bahu membahu agar semua kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Beliau juga menghimbau kepada para Bupati dan Walikota agar di cek ke sekolah-sekolah yang sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka karena disinyalir masih banyak yang belum sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada. Untuk menghindari adanya teror kita harus berkomunikasi dengan masyarakat agar bisa terjalin silaturahmi dengan baik sehingga hal-hal seperti itu bisa dihindari.

Yang tidak kalah penting mengenai isu perburuhan, Beliau meminta agar segera mecari solusi dan peyelesaiannya, bangun posko-posko pengaduan sehingga bisa terjalin komunikasi yang baik.

Hal yang perlu diperhatikan pula tentang kesiapsiagaan bencana mengingat situasi dan kondisi bisa berubah setiap saat dan karena transisi cuaca berpotensi kepada rawannya bencana sehingga semua diharapkan harus selalu siap. Terkait masalah harga-harga kebutuhan pokok dan ketersediaan kebutuhan masyarakat perlu kita lakukan pengecekan.

Gubernur Jawa Tengah juga menyampaikan mengenai Identifikasi dan analisis potensi kerawanan diantaranya terkait tentang Potensi terjadinya terorisme yang dimungkinkan terjadi di bulan Ramadhan, Adanya vaksinasi menyebabkan masyarakat cenderung abai dan melupakan protokol kesehatan, Pelaksanaan ibadah yang kurang memperhatikan protokol kesehatan, Kesiapsiagaan pengaturan lalu lintas dan potensi gangguan jalan raya, Kenaikan harga-harga kebutuhan pokok serta Permasalahan kedatangan warga pemudik.

Rencana langkah tindak mitigasi dan antisipasi potensi kerawanan yang akan dilakukan seperti berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam melakukan deteksi dini dan cegah dini, Pembentukan posko pengawasan di masing-masing Daerah, Penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat ibadah dan keramaian, Mengantisipasi adanya pemudik yang akan masuk Jawa Tengah, Mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan Teror, Program jogo tonggo harus digalakan dan melakukan edukasi kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan di bulan Ramadhan juga berjalan dengan aman dan lancar seperti perayaan Paskah kemarin”, harapnya. Sosialisasikan cara ibadah sehingga semua pelaksanaan bisa berjalan dengan baik, tenang dan protokol kesehatan kita pegang bersama. Demikian (in)