Melalui BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar Bagikan Santunan Kecelakaan Kerja Meninggal Dunia

Sekda Karanganyar Drs. Sutarno, M.Si saat memberikan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris keluarga korban yang meninggal dunia saat bekerja, Kamis(11/02/21)

 

KARANGANYAR – Bertempat di ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar, Sekretaris Daearah Kabupaten Karanganyar Drs. Sutarno, M.Si yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar hadir didampingi Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM dalam agenda Penyerahan Simbolis Santunan Kecelakaan Kerja Meninggal Dunia dan Pemberian Corona Safety Kit bagi perusahaan yang diselenggarakan oleh Perusahaan BPJS Ketenagakerjaan, Kamis(10/02/21).

Santunan ini adalah bukti komitmen kepedulian perusahaan kepada pegawai yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia. Pemberian santunan ini diberikan langsung kepada ahli waris pegawai yang meninggal dalam melaksanakan pekerjaannya. Sebanyak 6 orang yang menerima hari ini, totalnya mencapai 800juta lebih, jelas Hasan Fahmi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surakarta.

Hasan Fahmi menjelaskan, bahwa di wilayah Kabupaten Karanganyar ada 1.977 perusahaan yang bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan, ada 72.256 orang pegawai yang ikut sebagai peserta, dan Fahmi juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan anggaran bagi 5.450 kasus jaminan hari tua,  jamianan kecelakaan kerja,  dan jaminan pensiun dengan total pembayaran 30 milliar lebih. Lancarnya program BPJS Ketenagakerjaan khususunya di wilayah Kabupaten Karanganyar ini berkat bantuan sosialisasi Pemerintah Daerah untuk tenaga kerjannya yang khususnya non ASN.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Drs. Sutarno, M.Si yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar, mengaku sangat mengapresiasi kinerja BPJS Ketenagakerjaan dalam kinerjanya melindungi dan menjamin para pegawai kami di lingkungan Kabupaten Karanganyar. Sekda Sutarno berharap semoga kerjasama ini bisa terus terjaga dengan baik, dan juga mewakili Bupati Karanganyar Sekda Sutarno menyampaikan bela sungkawa kepada para ahli waris yang di tinggal oleh keluarganya disaat menjalankan tugas saat bekerja.

“ Semoga ahli waris bisa sabar, tabah, bisa meneruskan cita-cita almarhum, dan semoga juga memanfaatkan santunan ini dengan sebaik-baiknya “, jelas Sekda Sutarno diakhir sambutan.

Besar harapan pemerintah dan juga perwakilan pimpinan perusahaan, agar BPJS ini selain memberikan santunan bagi ahli waris ke keluarga korban,  juga bisa memberikan pelatihan soft skill kepada keluarga yang di tinggal. Sehingga yang ditinggalkan oleh keluarganya bisa gantian bekerja menggantikan korban yang menjadi tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah. Demikan Diskominfo(Ard/Tgr)