Bupati Sidak Sejumlah Rumah Sakit di Karanganyar. Direncanakan Untuk Mempersiapkan Rumah Sakit Khusus Covid 19

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengecek ruang isolasi di RSU Jati Husada Jaten, Karanganyar
Mengecek di RSU PKU MUhammadiyah Karanganyar

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengecek sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten Karanganyar. Pengecekan itu dalam rangka mempersiapkan rumah sakit khusus untuk rujukan pasien covid 19. Daripada membuat tempat khusus pasien covid 19, akan lebih baik menanyakan kesiapan dari rumah sakit untuk dijadikan khusus rujukan pasien covid 19.

Informasi yang dihimpun Karanganyarkab.go.id sidak Selasa, (05/02) dilakukan di rumah sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar. Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar bersama Asisten Pemerintahaan Setda Karanganyar, Sundoro dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwanti mengunjungi ruang rawat jalan atau poliklinik PKU Muhammadiyah Karanganyar. Di ruang tersebut, ditemui oleh Direktur rumah sakit PKU Muhammadiyah Aditiya Nur Cahyanto. Tidak lebih dari 30 menit, rombongan melanjutkan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Jati Husada di Jaten Karanganyar. Di RSU Jati Husada, Bupati Karanganyar ditemui pemilik (owner), Sri Sudar Sigit dan Direktur RSU, Dr Sri Hartini MM.             Bupati sempat melihat tempat tidur, ruang isolasi di RSU Jati Husada.

Kemudian mengujungi rumah sakit RSAU Dr Siswanto Lanud Adi Soemarmo di Colomadu, Karanganyar. Melihat beberapa tempat tidur pasien di rumah sakit tersebut. Selanjutnya, terakhir di RSU Indosehat di Kebakkramat, Karanganyar. “Pengecekaan itu akan terus kita lakukan di sejumlah rumah sakit yang lain. Guna memastikan rumah sakit siap dan ada ruang isolasi untuk pasien Covid 19. Termasuk persalinan ibu-ibu yang khususnya terkena covid 19,” ujar Juliyatmono ditemui di halaman RSU Indosehat.

Pihaknya ingin meminta satu atau dua rumah sakit untuk rujukan covid 19. Jika siap, nanti akan diusulkan ke Pemprov Jateng mengenai peralatannya dan hal lainnya yang perlu dipersiapkan guna menangani covid 19. Pada saat keadaan darurat sudah ada antipasinya. Juliyatmono mengatakan RSAU sudah mempunyai PCR secara cepat. Swab dilakukan pagi hari, sorenya sudah diketahui hasilnya. Bahkan, RSAU nanti jika ada data yang perlu dicek secara cepat, rumah sakit tersebut menjadi rujukan. “Mana yang paling siap. Itu yang dipersiapkan dan diusulkan. Jika pandemi selesai, rumah sakit itu kembali ke rumah sakit awal lagi,” tambahnya.

Sementara  direktur Rumah Sakit Indosehat, Dr Mintarsih mengatakan bupati melakukan pengecekan ruangan di dalam rumah sakit. Terutama ruangan untuk ibu melahirkan yang terkena covid 19. Menurut MIntarsih, rumah sakit sudah ada ruangan untuk ibu-ibu yang terkena covid 19. sebab nanti ada ruang untuk ibunya dan ruang bayinya yang dilakukan secara terpisah. Jika memang Indosehat layak sesuatu standar aturan yang ada, pihaknya siap dijadikan rumah sakit rujukan khusus Covid 19. “JIka memanuhi syarat kita siap. Rumah sakit kita berada di line 3 pasien Covid 19. artinya setelah RSUD Karanganyar, RSU Indosehat siap,” ujar Dr Mintarsih. (hr/adt)