50 Mahasiswa Apeka Resmi Diterjunkan ke Kecamatan Jumantono

DiskominfoBupati Karanganyar Juliyatmono hadiri penerimaan PKPM Mahasiswa Apeka Karanganyar.

KARANGANYAR-Penerimaan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) Apeka adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa, yang setiap tahun diadakan bagi mahasiswa sebelum masa purna dan dinyatakan lulus sebagai ahli madya peternakan.

Tahun 2021 PKPM Apeka akan menerjunkan 50 orang mahasiswa yang akan menempati 11 desa di Kecamatan Jumantono. Mereka akan didampingi 8 orang dosen pembimbing, hal tersebut diungkapkan Direktur Apeka Puji Astuti saat memberikan sambutan pada acara penerimaan PKPM mahasiswa Apeka Karanganyar yang berlangsung di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Senin (1/02/2021).

Ditambahkan bahwa pelaksanaan PKPM akan berlangsung selama satu bulan mulai dari Tanggal 1 Februari – 2 Maret 2021. PKPM tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karena berada dimasa pandemi, namun dalam pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan.

“Tujuan PKPM adalah untuk mempraktekkan teori yang ada dikampus dan dilaksanakan di masyarakat, sehingga mahasiswa dapat memberikan ilmunya kepada masyarakat begitupun sebaliknya, dan mahasiswa dapat tahu permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat sehingga saling sinergi lah nanti” imbuhnya.

Program yang akan diterapkan meliputi kegiatan pelayanan, penyuluhan dan pelatihan, antara lain akan melaksanakan pemberian obat cacing untuk ternak, penyemprotan kandang dengan disinfektan, dan pendataan ternak yang dilaksanakan door to door.

Sebelum diterjunkan seluruh mahasiswa sudah mendapatkan pembekalan untuk dapat dipraktekkan di Kecamatan Jumantono, baik yang didapat dari dosen pembimbing, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan maupun satgas covid 19.

Dalam sambutannya Juliyatmono meminta kepada dinas terkait agar segera membuat MOU dengan Apeka. Yang intinya meminta agar setiap kecamatan mengirimkan satu orang wakilnya untuk dapat mengikuti perkuliahan di Apeka dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

“Biar mereka menjadi peternak-peternak hebat di masing-masing kecamatan” ungkap Juliyatmono.

Selain itu dirinya juga berpesan kepada seluruh mahasiswa yang hadir agar dapat mendata petani dan peternak yang bagus untuk diviralkan agar menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. Diskominfo (An/In)