Pulang Ke Karanganyar Mau Menenangkan Diri. Sukoyo Salah Satu Korban Gempa Bumi Mamuju tuturkan Gempa Sangat Dahsyat

sukoyo

KARANGANYAR – Sukoyo, 45 salah satu korban Gempa Bumi di Mamuju, Sulawesi Barat mengaku masih trauma. Oleh sebab itu, bapak dua anak ini pulang ke Jumantono Karanganyar untuk menenangkan diri. Gempa yang terjadi pukul 02.30 malam terdengar suara gemuruh. “Saya keluar rumah, hotel dan mall di dekat rumah saya ambruk. Rumah saya sendiri retak retak dan tak berani masuk rumah,” papar Sukoyo.

Bapak yang sudah mencari nafkah di Mamuju 18 tahun lalu ini, sudah mempunyai warung atau toko. Kondisi tokonya retak retak dan tidak berani naik ke lantai 2. Saat kejadian gempa itu, dia bersama 4 orang anggota keluarga pergi ke bukit arau tempat tinggi. Takutnya terjadi tsunami seperti di Palu Sulawesi Tengah. “Dibukit itu saya menginap satu malam. Pulang tak berani masuk ke lantai 2 rumah. Kondisinya sudah retak retak,”tambahnya.

Pihaknya mengaku trauma karena kejadiannya hanya beberapa detik saja. Tapi sudah mampu membuat hotel dan mall hancur. Ada teman Sukoyo asal Sukoharjo dua orang meninggal. Pedagang bakso hanya membawa baju dan pakaian seadanya untuk pulang kampung. “Kebetulan ada hercules TNI yang kosong usai ngedrop bantuan. Kami diizinkan untuk bisa pulang ke jawa,” ungkapnya.

Sukoyo mengaku pulang sekitar hari Minggu yang lalu. Pihaknya terbang dari Mamuju ke Sulawesi Selatan. Disana menginap 3 hari. Kemudian pulang ke Solo dan menginap satu malam. Baru hari ini bisa pulang ke Karanganyar. (hr/adt)