Meski Pandemi Covid 19, Kinerja PUDAM Tahun 2020 Luar Biasa

 

Direktur PUDAM Karanganyar, Prihanto memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan

KARANGANYAR – Anjloknya dunia usaha ditengah pandemi covid hampir setahun ini membuat berbagai perusahaan berhati-hati agar tidak gulung tikar. Namun tidak demikian yang dialami Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Kabupaten Karanganyar. Kinerja PUDAM Karanganyar justru bisa meningkatkan pendapatan cashflow sebesar Rp 4.8 miliar per bulan.

Bahkan PUDAM Karanganyar pada tahun 2021 sudah melakukan persiapan ekspansi investasi teknis sekitar Rp 5 miliar sarana & prasarana 5 sumur baru dan perluasan sambungan pipa baru dan prasarana lainnya. Targetnya tahun 2021 mendatang pendapatan PUDAM bisa naik hingga 40% dengan asumsi pandemi covid semakin menurun. “Kondisi yang dilalui perusahaan selama pandemi covid 2020 memang berat karena daya beli menurun. Namun PUDAM Karanganyar menerapkan diskon harga kepada pelanggan terdampak covid sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan,” papar Direktur Utama PUDAM Karanganyar, Prihanto.

Dia mengakui dunia usaha terpukul karena badai covid, namun PUDAM Karanganyar masih stabil bahkan pendapatan sebesar Rp 4.8 miliar per bulan masih tercapai. Prihanto menjelaskan pada tahun 2020 pihaknya menerapkan strategi khusus agar tetap eksis yakni penghematan biaya operasional dan mengerem belanja modal sarana dan prasarana agar cashflow tetap terjaga alias tidak anjlok.  Selain itu terpaksa setoran ke kas daerah diminimalkan sesuai standart sebesar Rp 817 juta, sisanya disimpan guna menjaga kapital menghadapi tahun 2021. “Inilah cara dan strategi PUDAM menghadapi masa sulit pandemi covid sehingga kinerjanya masih save, sehat dan menguntungkan bukan merugi,” serunya.

Untuk itulah lanjut Prihanto PUDAM Karanganyar menempati peringkat nomor satu se Soloraya dan peringkat nomor enam se Jateng soal kinerja. Selanjutnya fokus melangkah untuk tahun 2021 dengan ekspektasi tinggi karena asumsinya pandemi covid tak seganas pada 2020 lalu. Adapun target penjualan PUDAM pada tahun 2021 meningkat 40 persen pada kisaran Rp 5.9 miliar per bulan. Sedangkan target jumlah pelanggan sebanyak 75.000 sambungan dari posisi sekarang dikisaran sebanyak 71.000 sambungan. “Harapan kami target ini tercapai karena asumsi covid mereda sehingga tidak ada lagi paket diskon harga yang relatif tinggi menggerus margin perusahaan,” lanjutnya. (hr/adt)