Life – Centre Of Nusantara Resmi Di Launching

KARANGANYAR – Bupati Kabupaten Karanganyar H. Juliyatmono didampingi jajaran FORKOPIMDA dan Kepala OPD hadiri Launching Life – Centre Of Nusantara yang diselenggarakan di pelataran Candi Cetho Jenawi Karanganyar, Rabu(18/11/20).

Kabupaten Karanganyar yang terletak di lereng gunung Lawu dan menjadi salah satu wilayah yang mempunyai kondisi kehidupan yang saling beragaman. Serta memiliki nilai histori dari sejumlah pelaku sejarah yang ada di bumi Nuswantara tanah jawa.

Rabu (18/11) sore resmi ditetapkan oleh Presiden World Marketing Association dan oleh The Chartered Institute of Marketing, Hermawan Kartajaya sebagai Kabupaten yang memiliki nilai – nilai norma kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Pemberian tersebut langsung diberikan kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono, di salah satu bangunan pendopo atau cungkup yang ada di komplek candi Ceto, Gumeng, Jenawi, Karanganyar Rabu (18/11) sore, bertepatan dengan perayaan hari jadi kabupaten Karanganyar ya g ke 103. Dalam pemberian tersebut, gubernur Ganjar Pranowo juga turut hadir menyaksikan.

Menurut Bupati dalam sambutannya mengungkapkan, keaneka ragaman masyarakat yang ada di Kabupaten Karanganyar, dalam menganut keyakinan terhadap agama yang bisa saling berkesinambungan dan saling bergotong royong. Menjadikan Kabupaten Karanganyar berhak untuk menerapkan kehidupan tersebut.

“Gunung lawu merupakan salah satu gunung yang mempunyai histori dan sejarah yang luar biasa bagi semua pemimpin yang ada di negara ini. Bahkan dijaman kerajaan Brawijaya, beliau juga melakukan meditasi di wilayah Karanganyar, dan beliau memiliki kedekatan dengan sang hyang atau dewa pada jamannya, bahkan masyarakat yang mempunyai keyakinan yang berbeda dapat bersama sama dalam menjalani kehidupannya, ” kata Bupati.

Disisi lain, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengungkapkan, pemerintah provinsi akan mendukung sepenuhnya pengembangan Live Center Of Nusantara dari Kabupaten Karanganyar tersebut untuk memberikan pembelajaran terhadap tata cara kehidupan yang benar – benar memberikan pembelajaran bagi kehidupan.

“Dari Karanganyar mari kita dengungkan kembali, saya dukung sepenuhnya. Kita mulai kembali ajarkan apa yang sebelumnya diajarkan oleh nenek moyang kita, untuk saling bergotong royong. Jangan hanya di uri – uri saja. Akan tetapi harus di lakukan, dan itulah yang akan menjadi Karakter,” terang Ganjar.

Sementara itu, Hermawan Kartajaya Presiden World Marketing Association dan oleh The Chartered Institute of Marketing, mengungkapkan Kabupaten Karanganyar memang memiliki sejarah yang sangat luar biasa ditanah jawa ini. Menurut Hermawan, Karanganyar memiliki hubungan erat dengan Gianyar Bali, baik secara kehidupan dan adat istiadatnya.

“Ada kepala desa yang agamanya berbeda dengan masyarakat yang notabanenya sama. Akan tetapi yang bersangkutan bisa bersama – sama dengan masyarakat untuk mengembangkan potensi yang ada di wilayah tersebut,” ucapnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)