Bertepatan Dengan HUT Karanganyar Ke 103, Pemkab Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Agung

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati dan segenap FORKOPIMDA saat menyalakan sirine sebagai tanda resmi dimulainya proyek pembangunan masjid Agung Karanganyar 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran FORKOPIMDA hadiri ground breaking peletakan batu pertama dimulainya pembangunan masjid Agung Karanganyar, Rabu(18/11/20).

Proses pembangunan Masjid Agung Karanganyar dengan anggaran total senilai Rp 101 miliar dimulai bertepatan dengan Hari Jadi ke-103 Karanganyar, Rabu (18/11/2020). Peletakan batu pertama oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandai awal mula proses pembangunan masjid tersebut.

Plt DPUPR Karanganyar, Agus Cipto Waluyo menyampaikan, lelang proyek pembangunan Masjid Agung telah dilakukan dan dimenangkan oleh PT MAM Energindo Jakarta.

“Kontraknya sudah ditandatangani pada 16 November 2020. Nilai kontraknya Rp 89, 485 miliar. Jangka waktu pengerjaannya 390 hari,” katanya saat acara peletakan batu pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, sebelumnya Pemkab dan DPRD Karanganyar telah sepakat untuk membangun Masjid Agung dengan nilai Rp 101 miliar. Nilai itu sesuai dengan peringatan Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar. Namun baru terlaksana pembangunannya pada tahun ini.

“Kami berharap dikerjakan dengan penuh kehati-hatian dan kesungguhan supaya tepat waktu dan kualitasnya. Harapannya 18 November 2021 bisa selesai,” ucapnya.

Menurutnya, design Masjid Agung Karanganyar ini akan menyerupai Masjid di Madinah. Selain payung raksasa, di sekitar masjid juga dilengkapi dengan kawasan publik. Harapannya masjid ini selain menjadi tempat ibadah juga kegiatan lainnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)