Seni Harus Eksis Ditengah Pandemi Covid 19

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam pagelaran pekan seni dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 103

 

KARANGANYAR – Seni harus tetap eksis ditengah pandemi Covid 19. Demikian disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka pagelaran pekan seni dalam rangka menyongsong peringatan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 di Graha PGRI, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Senin (2/11).

Pagelaran pekan seni berlangsung mulai 2- S Nopember (5/11). Ada beragam hiburan seni seperti karawitan, punokawan dan musik koesplus. Serta diisi dengan dialog interaktif dengan mengahdirkan narasumber dari OPD di Karanganyar. Sesuai protokol, tamu undangan yang hadir dibatasi dan acara pekan seni dapat disaksikan melalui siaran langsung Radio Swiba Karanganyar 96.3 FM. Kesenian karawitan dan punokawan menjadi hiburan pembuka pagelaran seni hari pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, pandemi virus Covid-19 diharapkan tidak menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas tentunya dengan memperhatikan faktor kesehatan. Lanjutnya, peringatan Hari jadi ke 103 Kabupaten Karanganyar  mengambil tema Karanganyar maju dan tangguh. “Kita dituntut untuk tangguh di semua aspek kehidupan. Membangun mentalitas dengan tetap optimis dan berprasangka baik. Ada rahasia yang tersembunyi di balik wabah (Covid-19) ini,” ucapnya.

Lanjut Yuli sapaan akrabnya, oleh karena semua kegiatan dalam rangka hari jadi ke-103 ini tetap berlangsung dengan menyesuaikan keadaan di tengah pandemi. “Semoga pesan hari jadi ini tersampaikan kepada masyarakat Karanganyar. Ini ungkapan syukur kita kepada perintis yang telah berjuang dengan spiritnya yakni Raden Mas Said,” jelasnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar itu juga menjadi narasumber talk show interaktif mengambil bertema dengan seni menjadikan kerja lebih indah dan terarah. Dia berpesan, pandemi virus Covid-19 ini jangan lantas menjadi penghambat dalam mengembangkan kreatifitas termasuk berkesenian maupun aktivitas lain. Kegiatan dapat berlangsung tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

“Ini peluang yang bagus dan dapat dimanfaatkan seiring pesatnya perkembangan teknologi. Kemarin saya lihat worksop aplikasi seni dari beragam seni. Bagaimana seni itu dikolaborasikan. Itu anak muda semua dan hebat semua. Sekarang orang bisa melihat kesenian di mana pun melalui siaran langsung. Kondisi ini bisa dioptimalkan untuk tetap eksis,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa menyampaikan, pagelaran ini selain dalam rangka menyongsong hari jadi ke -103 Kabupaten Karanganyar, juga untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian. Serta memberikan hiburan serta informasi kepada masyarakat Karanganyar.  “Tema berbeda setiap harinya, ada dialog interaktif dan hiburan karawitan dan musik,” katanya. (hr/adt)