Muladsih, Isteri Mantan Bupati Karanganyar Waluyo Gaya Bicara Masih ‘Ceplas-Ceplos’

 

KARANGANYAR – Rangkaian hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 kali ini adalah berkunjung kepada keluarga mantan Bupati Karanganyar Waluyo , yakni Sri Muladsih. Meski sudah berusia 85 tahun, gaya bicara ibu masih ceplos ceplos dan mempunyai semangat yang tinggi. Rahasinya, ibu yang tinggal di Jalan Kelud Utara 3 No 4, Kecamatan Gajah Mungkur, Semarang Selatan ini adalah sering ikut  kegiatan.

“Alhamdulillah, Allah masih memberikan umur panjang kepada saya dan bisa bersilaturahmi dengan Bupati Karanganyar. Coba tebak, umur berapa saya. Saya ini kelahiran 5 Oktober 1935,” papar Muladsih masih tampak bersemangat.

Dia mengatakan sampai saat ini masih aktif di beberapa kegiatan. Misalnya PWRI, ibu-ibu mantan pegawai sekda propinsi. Pendek kata, kegiatan terus dilakukan agar tidak pikun. Kebanyakan pikun karena berhenti berpikir atau berhenti beraktivitas. “Saya gak mau. Saya dalam seminggu tiga sampai empat kali mengikuti kegiatan,” imbuhnya.

Kunjungan Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi assiten perekonomian dan pembangunan, Agus Cipta Waluyo, Kabag Kesra, Sunarno, Kabag Protokol dan komunikasi Pimpinan, Sugiharjo, Kepala Badan Kesbangpolinmas, Bambang Sutarmanto, Kepala Satpol PP, Yopi Eko Jati Wibowo, Dirut Bank Daerah, Haryono, Dirut Bank Karanganyar, Deni Susilo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, anjangsana ini digelar secara terbatas karena adanya pandemi virus Covid-19. Dalam kesempatan ini selain menyambung tali silaturahmi juga mendoakan kepada para perintis Bumi Intan Pari. “Tanggal 18 November 2020, Karanganyar berusia 103 tahun. Kami melanjutkan apa yang sudah dirintis para pendahulu. Nyuwun pangestu, semoga Karanganyar tentram, ayem dan guyub rukun. Semoga pandemi ini lekas berakhir,” katanya, Selasa (3/11). (hr/adt)