Inovatif, Sistem Keamanan Kampung Teraplikasi Dengan Handphone

 

KARANGANYAR – Luar biasa, sistem keamanan yang diterapkan di Perumahaan UNS 5 Palur. Meskipun tetap mengaktifkan jaga tonggo atau ronda malam, namun warga perumahaan tersebut menerapkan sistem keamanan yang inovatif. Yakni dengan CCTV dan terhubung dengan aplikasi handphone semua warga. Pendek kata, ada orang yang mencurigakan masuk ke perumahaan tersebut, semua warga mengetahuinya.

“Kita di luar daerah, namun kita bisa mengetahui kondisi keamanan Perumahaan UNS 5 Palur. Sebab kita sudah mempunyai aplikasi keamanan yang diterapkan disini,” papar Anis Ridho, Ketua RW 23 Perumahaan UNS 5 Palur, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, saat lauching Gapuro di perumahaan tersebut.

Bukan itu saja, menurut Anis Ridho ada sistem alarm yang berbunyi manakala ada sesuatu yang mencurigakan. Alarm itu akan berbunyi sendiri sehingga warga bisa bergegas keluar rumah. Orang yang mencurigakan atau dicurigai berbuat tidak baik bisa ditangkap dan diinterogasi. “Alarm itu bisa berbunyi sendiri manakala ada hal yang mencurigakan. Orang dari luar perumahan pasti kaget jika tiba-tiba alarm berbunyi sendiri,” ungkapnya.

Dia menambahkan setiap rumah hampir sudah terpasang wifi sehingga anak sekolah tidak akan kehabisan kuota. Mereka dapat belajar menggunakan sistem daring tanpa takut kehabisan kuota internet.

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersyukur dan bangga dengan apa yang dilakukan warga perumahaan UNS 5 Desa Ngringo. Pemkab Karanganyar dan teklomsel juga sudah melauching desa digital di Kemuning Kecamatan Ngargoyoso. Jika Karanganyar mendapatkan bantuan atau CSR dari perusahaan telekomunikasi, akan diarahkan ke Desa Ngringo. “Smart Village di Kemuning merupakan CSR dari Telkomsel mencapai RP 2 Miliar.  Melalui tehnologi, maka pekerjaan apapun akan menjadi mudah,” ujarnya saat meresmikan Gapuro Perumahaan UNS 5 Desa Ngringo, Kecamatan Jaten.

Bupati menambahkan dengan peresmian gapuro tersebut, masyarakat akan mendapatkan berkah yang melimpah. Sebab Gapuro dari asal kata guforu atau ampunan. Bupati berharap ampunan Allah selalu datang sehingga masyarakat lebih berkah dan membahagiakan semuanya. (hr/adt)