Pengajian Akbar Ahad Pagi, Bupati Sampaikan Sedekah Penghapus Dosa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tauziah pada pengajian akbar ahad pagi di Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang

 

KARANGANYAR – Milad Kajian Ahad Pagi di Balai Desa Kaliboto ke 5 di (04/10), menghadirkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono sebagai tauziah. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Karanganyar menyampaikan lima ciri orang yang bertaqwa kepada Allah SWT. Lima ciri itu yang dimaksud itu adalah meminta ampunan di pagi hari, sedekah, menahan marah, memberi maaf kepada orang lain, dan senang berbuat baik.

“Sedekah dapat menghapus dosa yang kita kerjakan. Baik dosa yang disengaja atau tidak disengaja,” papar Juliyatmono saat memberikan tauziah dihadapan puluhan jamaah yang sebagian besar ibu-ibu.

Orang nomor satu itu menambahkan siapa sih orang yang tidak berbuat dosa. Pasti semua diantara kita berbuat dosa. Misalnya pedagang, sedikit banyak menawarkan harga tinggi, ASN yang tidak disiplin, petani misalnya berbohong dan sebagainya. “Jika berbuat jelek iringilah dengan berbuat kebaikan. Termasuk sedekah yang anda berikan kepada orang lain,’ tambahnya.

Bupati mengatakan orang yang banyak sedekah dan zakat. Untuk menggalakkan zakat, ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar sudah dipoting gajinya 2,5 persen untuk zakat. Termasuk setiap RT juga diminta zakat Rp 50 ribu sebulan. “Rp 50 ribu digotong royong seluruh warga Di RT tersebut saya rasa tidak berat. Ini melatih kita agar berempati kepada orang lain, membersihkan dan membawa kebarokaahn harta kita,” tambahnya.

Selain itu, bupati mengatakan ciri orang mulia selanjutnya adalah mudahnya memberi maaf kesalahan orang lain. Memberi maaf adalah sesuatu yang berat, namun jika seseorang mau melakukan maka kemuliaan ada pada orang tersebut. Keempat, adalah menahan marah. Orang yang emosi itu adalah sesuatu yang berbahaya dan dapat mencelakkan orang lain. Jika emosi ini tidak dikendalikan maka akan merugikan orang lain. Orang yang sudah dapat menahan marah, orang tersebut mulia dimata Allah SWT. Terakhir, berbuat baik kepada orang lain. Jangan pernah bosan untuk selalu memberikan kebaikan kita kepada orang lain. Kebaikan akan berpulang kepada orang yang berbuat baik itu sendiri,” imbuhnya.   (hr/adt)