Tangkal Radikalisme, Kuatkan Silaturahmi Yang Positif

 

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar , Komandan Kodim 0727 Karanganyar dan Kapolres Karanganyar hadiri Silahturahmi Kebangsaan dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Ballroom The sunan Hotel Surakarta, Jumat (02/10).

Acara ini dihadiri juga oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP secara virtual melalui zoom. Selaku penyelenggara, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme(BNPT)  bermaksud membangun sinergi bersama FORKOPIMDA, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk menangkal paham radikal dan terorisme, juga untuk mewujudkan persepsi yang sama tentang penyebaran paham radikal terorisme.

“Jika ada ideologi-ideologi yang diluar Pancasila, mari kita kembali membaca sejarah, karena kebanyakan paham-paham radikal yang ada di bangsa ini berasal dari mereka yang kurang memahami sejarah dan nilai nilai pancasila” ungkap gubernur  Ganjar dalam sambutannya melalui vidcon.

Gubernur yang familiar dengan chanel youtubenya ini berpesan agar masyarakat menerapkan pola saling membantu, saling tolong menolong, gotong royong agar bisa mengubah pola silaturahminya sehingga bisa membentuk lingkungan yang baik dan menghindarkan dari paham radikalisme dan terorisme.

Karena paham radikal dan terorisme bisa merasuk ke siapa saja dan dari golongan apa saja, dengan mengatas namakan kemanusiaan namun ternyata setelah diidentifikasi memiliki motif yang mengarah kepada ideologi politik dan ganguan keamanan, maka penting bagi kita untuk mengukuhkan pengetahuan kita akan Pancasila dan UUD 1945.

Dalam pelaksanaan pencegahan, BNPT tidak hanya mengandalkan aparat negara saja maka dalam kesiapsiagaan ini harus BNPT melalui Komjen Pol. Dr.Drs. Boy Rafli Amar selaku Kepala BNPT melibatkan semua unsur masyarakat, agar potensi ancaman untuk terjadinya tindak pidana terorisme itu bisa kita tekan seminimal mungkin. Demikian DISKOMINFO(Ard/Ang).