Aplikasi Sidenok dan Sistem E-Ticketing Resmi Dilaunching

Diskominfo
Juliyatmono hadiri launching Aplikasi Sidenok dan sistem E-Ticketing di Pendopo Candi Sukuh.

Karanganyar – Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM hadiri launching aplikasi Sidenok (sistem informasi data elektronik olahraga kepemudaan dan kepariwisataan) dan sistem E-Ticketing di Pendopo Candi Sukuh Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar, Kamis (1/10/20).

Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu tujuan wisata favorit di Jawa Tengah saat ini. Sejalan dengan program Digital Tourism Solution dari Bank Mandiri, MKP Mobile dan DOKU berkolaborasi untuk menerapkan sistem E-ticketing di semua objek wisata dan homestay yang ada di sekitar Karanganyar.

Hari ini telah dilaksanakan prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MOU) antara Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM bersama Drs. Titis Sri Jawoto selaku Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, serta pihak Bank Mandiri.

Sistem E-Ticketing ini diluncurkan bersamaan dengan aplikasi Si Denok, yaitu aplikasi yang memuat konten terkait kepemudaan, keolahragaan, dan kepariwisataan.

Mulai bulan Oktober 2020, sistem E-ticketing sudah dapat digunakan di objek wisata Candi Cetho dan Candi Sukuh. Untuk fase berikutnya, sistem ini juga akan diterapkan di seluruh objek pariwisata milik Pemerintah maupun Swasta.

Pada acara peresmian ini, Bupati Karanganyar berkesempatan melakukan uji coba E-ticketing yang didampingi oleh Kepala Disparpora Karanganyar, Kepala cabang Bank Mandiri Solo, Pejabat Bank Indonesia cabang Solo, serta perwakian OJK cabang Solo. Melalui penerapan sistem E-ticketing ini diharapkan dapat mempermudah para wisatawan untuk berwisata budaya yang aman di daerah Karanganyar, terutama di era pandemi ini, selain tentunya juga akan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat maupun Pemkab Karanganyar.

Dalam sambutannya, Drs. H. Juliyatmono, MM, Bupati Karanganyar mengatakan, “Program digitalisasi, khususnya E-ticketing ini bisa menjadi solusi mudah dan aman bagi para wisatawan karena transaksi bisa dilakukan dari jarak jauh. Ke depannya saya berharap berbagai pengembangan dari program ini dapat dilakukan, seperti paket one-stop-solution untuk para wisatawan, di mana wisatawan dapat berkunjung ke objek wisata sekaligus berfoto dengan baju adat dan makan siang hidangan khas setempat”.

Chief Executive Officer MKP Mobile, Nicholas Anggada turut berkomentar bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemkab Karanganyar khususnya Bapak Bupati bersama Kepala Disparpora, Bank Mandiri untuk MKP Mobile dan DOKU dapat turut membangun pariwisata tanah air.

Pada kesempatan yang sama Irfan Burhan, SVP Business Expansion and Regional Sales DOKU menjelaskan,” Sistem E-ticketing yang kami terapkan bersama dengan MKP Mobile memungkinkan para wisatawan membayar tiket secara non-tunai dan non-sentuh dengan menggunakan metode scan QRIS melalui smartphone masing-masing. Untuk wisatawan yang belum memiliki aplikasi uang elektronik juga dapat dengan mudah mengunduh DOKU e-Wallet versi terbaru melalui Google Play dan App Store, untuk kemudian mengaktifkan fitur QRIS di dalamnya.”

Lebih lanjut Nicholas memaparkan, “Sebagai penyedia sistem E-ticketing skala nasional, MKP Mobile siap mendukung digitalisasi pariwisata di Karanganyar dengan potensi pariwisata yang berlimpah. Penerapan digitalisasi pariwisata ini sama-sama menguntungkan baik bagi wisatawan maupun penduduk lokal. Semoga keberhasilan digitalisasi pariwisata di Kabupaten Karanganyar ini dapat menjadi proyek percontohan untuk diimplementasikan di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia. Ini merupakan inovasi dan buah kerjasama MKP Mobile, Bank Mandiri serta DOKU sebagai dukungan untuk ekosistem pariwisata digital di Indonesia,” tutup Nicholas. Diskominfo (in&an).