Pengajian Ahad Pagi, Bupati Sampaikan Ciri Orang Mulia

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tauziah pengajian ahad pagi NU di Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu

 

KARANGANYAR – Pengajian Ahad Pagi (20/09) Majelis Dzikir dan Sholawat, Nahdatul Ulama (NU) di Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu menghadirkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono sebagai tauziah. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Karanganyar menyampaikan lima ciri orang yang dimuliakan oleh Allah SWT. Lima ciri itu yang dimaksud itu adalah meminta ampunan, sedekah, menahan marah, memberi maaf kepada orang lain, dan senang berbuat baik. JIka kelima itu ada pada diri seseorang, maka Allah SWT akan memberikan kemuliaan pada orang tersebut.

“Ciri orang mulia itu pertama minta ampun dari banyaknya dosa. Manusia tidak lepas dari salah dan lupa, sehingga sudah menjadi keseharian kita untuk selalu memohon ampunan dari Allah SWT. Waktu baik memohon ampun kepada sang Pencipta adalah usai sholat tahajud atau menjelang subuh,” ungkap Bupati Karanganyar.

Ciri kedua orang mulia, Bupati mengatakan orang yang banyak sedekah dan zakat. Untuk menggalakkan zakat, ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar sudah dipoting gajinya 2,5 persen untuk zakat. Termasuk setiap RT juga diminta zakat Rp 50 ribu sebulan. “Rp 50 ribu digotong royong seluruh warga Di RT tersebut saya rasa tidak berat. Ini melatih kita agar berempati kepada orang lain, membersihkan dan membawa kebarokaahn harta kita,” tambahnya.
Ketiga, Bupati mengatakan ciri orang mulia selanjutnya adalah mudahnya memberi maaf kesalahan orang lain. Memberi maaf adalah sesuatu yang berat, namun jika seseorang mau melakukan maka kemuliaan ada pada orang tersebut. Keempat, adalah menahan marah. Orang yang emosi itu adalah sesuatu yang berbahaya dan dapat mencelakkan orang lain. Jika emosi ini tidak dikendalikan maka akan merugikan orang lain. Orang yang sudah dapat menahan marah, orang tersebut mulia dimata Allah SWT. Terakhir, berbuat baik kepada orang lain. Jangan pernah bosan untuk selalu memberikan kebaikan kita kepada orang lain. Kebaikan akan berpulang kepada orang yang berbuat baik itu sendiri,” imbuhnya.   (hr/adt)