Dorong menjadi wirausaha, 30 peserta dapat bantuan mesin jahit portable

Kominfo
Penyerahan bantuan mesin jahit portable kepada peserta didik LPK ISMIA, Senin (21/9)

KARANGANYAR- Tiga puluh peserta didik dalam program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) 2020 mendapat bantuan mesin jahit portable. Pemberian bantuan ini untuk mendorong para peserta mengaplikasikan keterampilan yang didapat serta mampu menjadi wirausaha mandiri.

Pemberian bantuan terhadap para peserta ini dilakukan di Palur Plasa, Senin(21/9). Para penerima bantuan merupakan para peserta didik di LKP ISMIA Karanganyar. Pemberian bantuan mesin jahit portable merupakan hasil kerjasama antara LKP ISMIA dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sri Ismiyatun selaku Pimpinan LKP ISMIA Karanganyar mengatakan pemberian bantuan ini agar para peserta didik mampu mengaplikasikan keterampilan menjahit pakaian seragam yang didapat. Sehingga nanti akan muncul wirausaha baru dan mandiri sesuai program Bupati Karanganyar.

“Kita dipercaya untuk melatih 30 peserta didik. Selama tiga bulan kita akan mendampingi para peserta didik agar mampu membuka usaha secara mandiri,”ujarnya.

Ditambahkannya dalam menggelar program pendidikan kecakapan wirausaha pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan. Disamping itu pihaknya akan melibatkan para pelaku UMKM dalam pendampingan bagi para peserta.

“Selain mesin jahit, para peserta didik juga akan mendapatkan MMT serta dukungan dari UMKM yang ditunjuk. Sehingga mampu memberikan nilai tambah dan penghasilan bagi peserta didik,”katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa selaku mewakili Bupati mengapresiasi dukungan dari lembaga keterampilan di Kabupaten Karanganyar.

Karena keberadaan lembaga keterampilan ini mampu menciptakan anak muda yang kreatif dan inovatif sehingga perekonomian rakyat terus menggeliat.

“Terimakasih pada semua lembaga keterampilan di Karanganyar yang membantu menciptakan generasi muda yang produktif. Sebab perlu adanya sinergi dan partisipasi semua pihak dalam mengembangkan ekonomi kreatif di masyarakat,”ucapnya.
Diskominfo (dn/ind)