9 Provinsi Melonjak Drastis Kasus Covid-19, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

 

KARANGANYAR _ Sekda Karanganyar Drs. Sutarno didampingi Komandan Kodim 0727 Karanganyar dan beberapa Kepala OPD terkait, hadiri video conference  “ Rakor Upaya Peningkatan Recovery Rate dan Menurunkan mortality Rate Melalui Manajemen PerawatanPasien Covid-19 Yang Optimal “, di ruang SIC Samber Nyowo Diskominfo(17/09/20).

Dengan koordinator rapat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Republiki Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan. Vidcon ini berupaya untuk menangani lonjakan kasus pasien positif covid-19 di 9 Provinsi.

Menko Kemaritiman dan Investadi Luhut Binsar Pandjaitan meminta untuk daerah-daerah yang melonjak drastis kasus covidnya untuk menutup semua tempat keramaian yang susah dipantai penerpan protokol kesehatnnya.

“ Tutup tempat-tempat hiburan seperti tempat karaoke, diskotik bahkan tempat perbelanjaan “, jelas Luhut.

Luhut juga memaparkan bahwa vaksin yang akan di datangkan ke Indonesia akan tetap sesuai schedule kedatangannya, namun masyarakat diminta untuk tetap waspada agar penyebarannya tidak kembali meningkat.

dr. Alexander K Ginting selaku tenaga medis yang kali ini diundang oleh Menko Kemaritiman, sampaiakan bahwa besar harapannya masyarakat dengan sendirinya sadar untuk selalu meningkatkan imunitas dengan upaya apapaun agar tidak mudah terpapar.

Bahkan Alexander yang juga merupakan dokter senior di Ibukota Jakarta menjelaskan bahwa tenaga medis yang merawat pasien tidak boleh sampai mengalami kelelahan, karena akan riskan terpapar juga, harus di atur ulang jam kerjannya, tegasnya.

Penyemprotan disinfektan ditempat-tempat yang sering digunakan untuk kerumunan, agar mata rantai penyebarannya bisa dicegah, jelasnya.

Kepala BNPB pusat, mengaku sudah mengerjakan program program meningkatkan diisinvektan tersebut dan bekerja sama dengan TNI, dengan adannya lonjakan kasus ini akan kami tingkatkan lagi selama seminggu kedepan di daerah Jakarta dan juga ke daerah-daerah yang tingkat kematian pasien positif covidnya melonjak.

Sementara itu, Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat mengaku sudah menyiapkan 5 strategi ketika provinsinya menjadi salah satu dari 9 provinsi yang juga melonjak angka kematian pasien positif covidnya. 5 strategi Gubernur yang familiar dekat dengan masyarakat ini antara lain adalah Integrasi data antara pusat dan daerah pengambil keputusan, melakukan operasi kustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan menggunakan peraturan pidana untuk menindak yang melanggar, meningkatkan manajemen perawatan pasien covid-19 untuk menurunkan mortality rate dan meningkatkan recovery rate, penurunan mortality rate dan meningkatkan recovery rate, menangani secara spesifik kluster-kluster covid-19 di setiap daerah. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)