BUPATI JULIYATMONO ; GURU DI KARANGANYAR TOP KABEH

Diskominfo
Juliyatmono saat memberikan sambutan dan arahan pada Konferensi Kabupaten PGRI Karanganyar Masa Bhakti XXII Tahun 2020

KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka langsung Konferensi Kabupaten PGRI Karanganyar Masa Bakti XXII Tahun 2020 di Gedung Pertemuan Graha PGRI Pokoh Baru, Ngijo Tasikmadu,  Karanganyar, Kamis (3/9/2020).

Konferensi yang mengambil tema peran PGRI mewujudkan sumber daya manusia unggul untuk Indonesia maju ini turut dihadiri Wakil Ketua Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah Sa’bani  dan Ketua Pengurus  Kabupaten PGRI Kabupaten Karanganyar Aris Munandar.

Agenda Konferensi Kabupaten yakni mengesahkan pertanggungjawaban pengurus Kabupaten PGRI Karanganyar masa bakti 21, menetapkan program kerja pengurus Kabupaten PGRI Karanganyar masa bakti 22 Tahun 2020 – 2025 dan pemilihan pengurus Kabupaten PGRI Karanganyar masa bakti 22 Tahun 2020- 2025. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Panitia Kegiatan Sriyanto saat menyampaikan laporannya.

Aris Munandar menyampaikan bahwa Konferensi  Kabupaten bagi PGRI merupakan suatu yang urgent dalam rangka untuk menyamakan visi , persepsi dalam menyusun rancangan strategi maupun rancangan operasional untuk mencapai tujuan organisasi. Juga merupakan forum untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang muncul guna mendapatkan solusi dalam rangka penyelesaian permasalahan secara menyeluruh.

Ditempat yang sama, Sa’bani  mengingatkan kepada seluruh yang hadir bahwa PGRI sesuai jati dirinya ada tiga yaitu organisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan . Dari awal semangat organisasi PGRI adalah ikut berjuang untuk mewujudkan tegak berdirinya NKRI, selain itu organisasi PGRI juga berkewajiban untuk menjaga mengisi serta ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada pengurus lama yang telah berjuang dengan segenap potensi yang ada. Selain itu juga menyampaikan rasa hormat atas sinergitas bersama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam bidang pendidikan.

Dirinya berharap konferensi ini dapat menghasilkan  program-program yang baik dan aplikatif mengingat rumusan tujuan besarnya adalah menciptakan sumber daya yang unggul bagi Indonesia maju dan optimis. Ditambahkan juga agar pemilihan kepengurusan periode berikutnya dilakukan dengan prinsip musyawarah mufakat, yang  merupakan metode demokrasi.

“Masa depan bangsa kita terletak pada anak-anak didik kita, tidak ada persoalan, tidak ada temuan, tidak ada  masalah pokoknya guru di Karanganyar top kabeh” . ungkapnya.  Diskominfo (An/In)