Diklatsar Rendan Ditutup Oleh Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar, Drs.H.Juliyatmono,MM memberikan arahan kepada peserta Diklatsar Rendan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu (30/08)

KARANGANYAR –Pendidikan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Relawan Karangpandan (Rendan) resmi ditutup oleh Bupati Karanganyar, Drs.H.Juliyatmono, MM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (30/08).

Selama kurang lebih 4 hari, para peserta Diklatsar ini menjalani pelatihan langsung dari Basarnas. Sebanyak 30 peserta mengikuti beberapa jenis pelatihan, diantaranya Medical Fast Response, Jungle Rescue, Vertical Rescue, dan Water Rescue. Untuk pelatihan Water Rescue atau penyelamatan laka air ini dilakukan di Waduk Delingan.

Dari pelatihan yang dijalankan, Medical Fast Response adalah pelatihan yang paling penting bagi Rendan, karena Rendan sering menangani kasus kecelakaan lalulintas yang membutuhkan pertolongan dengan sangat cepat dan tepat.

Menurut Tri Puji Suharto, selaku instruktur diklatsar, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mendidik skill, emntal dan fisik para peserta. Dasarnya adalah, supaya semua bisa berjalan dengan seimbang.

Dalam kesempatannya, Bupati Karanganyar, Drs.H.Juliyatmono,MM menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap Rendan. Karena, sifat relawan yang bersedia membantu apapun dan kapanpun dengan suka rela. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para relawan ini merupakan bentuk harmonisasi sesama makhluk hidup.

“Jangan membeda-bedakan dalam melayani masyarakat. Tua, muda, kaya, miskin, semua hakikatnya sama. Yakni makhluk ciptaan Tuhan,” ujar pendiri organisasi yang sudah berdiri selama 5 tahun itu, Aji Pratama Heru Kristanto.

DISKOMINFO (Ard/Tgr)