Ganjar : Aja Sambat, Ojo Mandek Senajan Dengkul Wis Dredek

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam upacara HUT RI ke 75 di Alun-alun Karanganyar

KARANGANYAR – Di tengah wabah Pandemi Covid 19 yang melanda dunia, Pemkab Karanganyar tetap melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke 75 di alun-alun Karanganyar. Penyelenggaraan ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan pukul 07.30, peserta terbatas dan pelaksanaan upacara yang singkat. Namun demikian, tidak mengurangi rasa khidmat HUT RI ke 75 di Kabupaten Karanganyar.

“Beberapa waktu lalu saya berkunjung di Desa Gir Pasang, Kemalang, Klaten dan bertemu dengan Mbah Patmo Darsono. Pada saat itu, Mbah Patmo berpesan, urip senajan abot kudu tetap dilakoni. Ojo Sambat, ojo mandek senajan dengkrul dredek,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membacakan sambuatan dari Gebernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat upacara HUT RI ke 75 di Alun-Alun Karanganyar.

Menurut Ganjar, desa tersebut terletak di lereng Gunung Merapi. Untuk mencapai daerah terpencil di Klaten tersebut perlu naik turun bukit dengan melewati 1000 tangga lebih. Meskipun ngos-ngosan namun orang nomor satu di Jawa Tengah itu senang setelah bertemu dengan Patmo Darsono. Dindingnya masih bambu dan dapurnya suasanya seperti rumah orang tua Ganjar di Tawangmangu. Ada tungku tanah liat, tumpukkan kayu, perkakas masak yang menghitam, dan jagung yang digantung. Saat berbicara dengan Mbah Patmo, kemudian nenek 75 tahun memberikan nasehat kepada Gubernur.  Meskipun hidup ini berat akan tetap harus dijalani dan jangan pernah mengeluh. “Nasehat yang selalu juga disampaikan kepada masyarakat Gir Pasang agar tidak mengeluh tinggal di lereng gunung. Pesan Mbah Patmo tersebut tentu menjadi spirit kita semua untuk mencintai negeri ini,” imbuhnya.

Dahulu, perjuangan melawan penjajah dengan menggunakan alat seadanya. Meski dihantam peluru, namun rakyat tetap bisa menang karena spirit untuk membebaskan dari belenggu penjajah sangat kuat. Spirit untuk tidak mengeluh tentu menjadi penyemangat di tengah pandemi seperti saat ini.

Upacara itu juga dihadiri jajaran Forkominda Kabupaten karanganyar dan kepala OPD. Sebagai komandan upacara adalah Kapten Inf Suparman. Sedangkan yang membaca UUD 1945, Siswanto dan doa oleh Muhammad Rusdiyanto dari Kemenag. (hr/adt/tgr/ard)