BKR KARYA BAKTI MASUK TIGA BESAR SE JAWA TENGAH

Diskominfo
Bupati Karanganyar didampingi istri terima kedatangan tim penilai lomba BKR Provinsi Jawa Tengah

KARANGANYAR-Tim penilai lomba Bina Keluarga Remaja (BKR) Provinsi Jawa Tengah datang untuk melakukan penilaian BKR Tingkat Provinsi di Dusun Dagen Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Namun sebelumnya kedatangan seluruh tim disambut hangat oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di Ruang Transit Rumah Dinas Bupati. Selasa (28/07/20).

BKR adalah kegiatan yang dilakukan oleh keluarga dalam bentuk kelompok kegiatan di mana orang tua mendapatkan informasi dalam meningkatkan bimbingan dan pembinaan anak kembang dan remaja dengan baik dan terarah dengan bantuan oleh fasilitator dan kader.

Yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan orang tua dan anggota keluarga lain dalam membina tumbuh kembang anak dan remaja secara seimbang melalui komunikasi efektif antara orang tua dan anak remaja.

Juliyatmono pada intinya mensupport BKR Karya Bakti Dusun Dagen yang telah masuk nominasi tiga besar se Jawa Tengah dan berharap nantinya bisa maju ke tingkat nasional.

“Inti dari semua yang kita kerjakan itu ada di keluarga , semua orang pulang kerumah, akhirnya yang dikuati adalah keluarga”, pesannya.

Lebih lanjut disampaikan jika nanti bisa berhasil menyabet juara satu , pemerintah akan menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan, seperti pembiayaan misalnya.

Sementara Camat Tasikmadu Junaidi Purwanto mengatakan bahwa BKR Karya Bakti Dagen secara teratur telah mengadakan pertemuan anggota setiap bulan dan siap mengikuti penilaian untuk menjadi juara.

Ketua Tim Penilai BKR Provinsi Jawa Tengah, Sheilla Subekti menjelaskan bahwa sebelumnya tiap kabupaten kota mengirimkan profil masing-masing BKR unggulannya kemudian diambil lima BKR terbaik, namun yang dikunjungi ke lapangan hanya tiga BKR terbaik yakni Temanggung, Karanganyar dan Magelang.

“Dalam lomba ini bukan mencari kejuaraan, yang kita harapkan dan kita tekankan adalah pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan sampai ke jenjang bawah. Jadi semua akan paham namanya itu BKR, sehingga perlu kita adakan sosialisasi yang terus menerus”, pungkasnya. Diskominfo (An&In).