Mantap, sekarang Jumantono punya Dolphin Tugu Waterpark

Diskominfo
Juliyatmono saat memberikan sambutan pada peresmian Dolphin Tugu Waterpark di Desa Tugu Jumantono.

KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Juliyatmono meresmikan Wahana Wisata Air Dolphin Tugu Waterpark yang terletak di Dukuh Bulakrejo Desa Tugu Kecamatan Jumantono, Jumat (24/07/20).

Ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pertunjukan kembang api aneka warna peresmian berlangsung lancar dan meriah.

Tampak hadir Kapolres Karanganyar, perwakilan camat, kepala OPD, kepala sekolah dan kepala desa se Kecamatan Jumantono maupun warga sekitar.

Harga tiket masuk relatif terjangkau di kantong, untuk Hari Senin hingga Jumat dibandrol dengan harga Rp. 10.000,- sedangkan untuk Sabtu, Minggu dan libur nasional sebesar Rp. 15.000,-.

Pengunjung dimanjakan dengan tampilan bangunan baru dan bersih, terdapat dua kolam anak dan satu kolam dewasa. Keberadaan fasilitas musik, perosotan waterboom, playground waterboom, ember tumpah maupun air mancur pun menjadi daya tarik tersendiri.

Sumardi pemilik sekaligus manager Dolphin Tugu Waterpark menyampaikan sebagai putra daerah dirinya merasa terpanggil untuk berinvestasi di Karanganyar dan pilihan jatuh pada Desa Tugu karena terletak pada zona yang sangat strategis.

“Kita bicara lokasi lokasi dan lokasi, Jumantono ini saya lihat khususnya Tugu ini luar biasa” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Juliyatmono mengucapkan terimakasih atas pembangunan Dolphin Tugu Waterpark kepada pria kelahiran Jatipuro tersebut.

Dirinya berharap agar berdiri Dolphin Tugu Waterpark yang lain di wilayah Karanganyar. “Kalau perlu Dolphin Tugu Waterpark ada diseluruh desa di seluruh Kabupaten Karanganyar, karena itu lebih top” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa investasi semacam ini akan menggerakkan perekonomian di wilayah Tugu dan sekitarnya. Investasi sangat diperlukan, untuk itu investor akan selalu di support agar terus berinvestasi di Karanganyar.

Terkait kebiasaan hidup baru, Bupati menghimbau agar protokol kesehatan dilakukan terus menerus yakni menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir maupun jaga jarak.

Sri Sulastri (52 th) warga Tugu Jumantono merasa senang dan bersyukur dengan adanya wahana air ini, selain mampu menyerap tenaga kerja juga dapat meningkatkan perekonomian.

“Warga merasa senang, dapat mensejahterakan masyarakat sekitar dan dapat menggerakkan roda ekonomi” pungkasnya. Diskominfo ( An & In )