Ketaqwaan tinggi Terhadap Allah SWT Kunci Sukses Dunia Akherat

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat meberikan tausiyah Pengajian Had Pagi di Masjid Al Ikhlas Desa Sabrangkulon Matesih

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Masjid Al Ikhlas Desa Sabrangkulon Matesih yang diselenggarakan oleh Forum Ukhuwah Islamiyah Matesih (FUIM) pada hari Minggu(19/07/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Bertaqwa Kepada Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada jama’ah agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi sepertiini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri dengan makna agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Dari makna tersebut, Bupati yang akrab disapa Yuli ini menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus berbuat baik dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi orang yang bertaqwa.

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna berbuat baik versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)