Belajar Penerapan New Normal, Komisi II DPRD Kab. Pacitan Sambangi Kabupaten Karanganyar

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Cipto Waluyo didampingi Supramnaryo Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Keuangan saat menyerahkan cindera mata kepada Ketua DPRD Kab. Pacitan, Kamis(25/06/20).

 

KARANGANYAR – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Cipto Waluyo menyambut kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur di ruang Podang I kantor Bupati Karanganyar pada, Kamis(25/06/20).

Mewakili Bupati Karanganyar yang berhalangan hadir, Agus Cipto Waluyo selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Karanganyar dalam pidato sambutannya sampaikan bahwa saat ini Kabupaten Karanganyar sudah memulai untuk penerpan tatan kehidupan new normal.

“ Semua sektor wisata sudah dibuka oleh Bupati kecuali wisata air seperti kolam renang, ini tercantum dalam Perbup No.58 Tahun 2020 “, jelas Asisten II Agus yang akrab disapa ACW.

Sementara itu, Indarta Nur Bayu Aji Ketua DPRD Kab. Pacitan menjelaskan maksud dan tujuan kunjungannya kali ini untuk belajar bagaimana mengelola kembali semuanya ketiak sudah memutuskan untuk menerpakan new normal di Kabupaten Karanganyar ini. Harapannya akan ada kerjasama antara pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan Kabupaten Pacitan. Agar kami bisa belajar bagaimana penanganan dan pencegahan covid-19 di Kabupaten Karanganyar sehingga walau sudah dibuka semua sektor wiasata namun jumlah pasien yang terpapar relatif sedikit.

“ Di Pacitan wisata paling terkenal kan pantai dan goa, saat ini baru 8 pantai yang sudah buka, lainnya masih menunggu keputusan pemerintah. Tadinya mau tanggal 18 Juni ini diumumkan untuk memasuki tatan kehidupan new normal juga di Pacitan, namung karena malah bertambah banyak warga yang terpapar covid-19 di Pacitan jadi diundur untuk dibukanya semua obyek wisata di Pacitan ‘, jelasnya.

Ali Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan. Kami ingin belajar bagaimana penanganannya, bagaimana penerapan protokol kesehatannya di semua tempat wisata ketiak mulai di buka kembali oleh pemerintah.

ACW yang mewakili Bupati menjawab, diberlakukannya tatan new normal ini tertulis dalam Perbup No.58 Tahun 2020. Selain dalam Perbup itu mengatur undang-undang yang harus dipatuhi semua elemen di Kabupaten Karanganyar, di dalam Perbup juga dijelaskan sanksi yang akan diterima jika melanggar. ACW juga menjelaskan presentasi pasien di Kabupaten Karanganyar yang positif terpapar covid paling banyak adalah jama’ah klaster Gowa, dan ASN yang kerja di Solo namun domisi di Karanganyar.

Semua tempat wisata yang sudah buka harus menerapkan potokol kesehatan, dan inipun selalu dipantau oleh Dinas Pariwisata dan pihak keamanan oleh Satpol PP, imbuhnya. DISKOMINFO(Ard/TGR)