Juliyatmono ; “Wisata Boleh Dimana-mana Tapi Kesehatan Gatekno, Ojo Sembrono Tetap Patuhi Protokol Kesehatan”

Diskominfo
Bupati Juliyatmono tinjau langsung lokasi wahana wisata religi Edupark Alaska.

KARANGANYAR-Edupark Alaska tempat manasik, pendidikan dan wisata religi eksklusif hari ini resmi dibuka. Selasa (16/06/20)

Miniatur dari kota Mekkah Al Mukarromah ini terletak di Desa Sukorejo Pendem Kecamatan Mojogedang Karanganyar.

Didalamnya terdapat miniatur Ka’bah, Sa’i, Jabal Rahmah, Mina, Arofah, Muzdalifah, Tempat lempar jumrah sekaligus Miniatur Airport Jeddah.

Ketua Yayasan Ja’far Medika, Ibnu Ja’far Ma’ruf, M.MED, Sci, Sp AKP menyampaikan Edupark Alaska adalah salah satu badan usaha dari Ja’far Medika Group yang memiliki tiga lembaga diantaranya pendidikan, kesehatan dan keuangan.

Dibidang pendidikan sudah merintis SDIT Abu Ja’far, SMPIT Abu Ja’far, tempat penitipan anak, playgroup maupun PAUD. Di bidang kesehatan telah ada RS Ja’far Medika sedangkan di bidang keuangan telah berdiri Ja’far Medika Syariah sebanyak delapan cabang.

“Edupark Alaska merupakan tempat latihan pendidikan untuk manasik haji, manasik umroh selain itu juga bisa digunakan untuk outbond maupun outing class yang sifatnya religi” imbuhnya.

Selain meresmikan, Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM turut mensupport berdirinya Edupark Alaska sebagai wahana wisata religi.

Pada kesempatan itu sekaligus diumumkan bahwa seluruh obyek wisata di wilayah Kabupaten Karanganyar resmi dibuka hari ini, kecuali obyek wisata terkait wahana air yang mana masih dalam proses kajian.

“Wisata boleh dimana-mana tapi kesehatan gatekno, ojo sembrono tetap patuhi protokol kesehatan” cetusnya.

Ambar, ibu rumah tangga berusia 32 Tahun warga Desa Sukorejo Mojogedang yang sehari-hari berjualan bensin dan sembako di depan Edupark Alaska merasa senang atas berdirinya wahana wisata ini.

Ditambah lagi dengan suami yang bekerja sebagai Office Boy di Edupark Alaska, dia sangat berharap perekonomian keluarga bisa meningkat lebih baik.

“Senang semoga wisata lebih maju lagi, menjadi desa wisata dan sedikit-sedikit bisa membantu ekonomi keluarga” katanya. Diskominfo (An/In)