New Normal Tetap Berjalan, Namun Harus Disiplin Protokoler Kesehatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan keterangan pers

 

KARANGANYAR – Meskipun ada tambahan 3 kasus positif covid 19 warga Bumi Intanpari, Pemkab Karanganyar tetap terus jalankan new normal. Pasalnya tiga orang positif itu, dua adalah tenaga kesehatan yang saat ini sudah dikarantina di rumah sakit, dan satu orang adalah dari keluarga klaster Itjima Goa. Untuk satu orang memang antara rapid tes dan swab selalu berubah-ubah, positif-negatif, negatif, positif dan akan direncanakan tes sekali lagi.

“Tambahan data terkena covid 19 jelas posisinya. Yakni dua orang tenaga kesehatan yang lebih terdidik apa yang harus dilakukan. Untuk satu orang yang klaster GOA ini selalu berubah-ubah ketika di rapid tes dan swab,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai sidang paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 di gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis (04/06)

Bupati menambahkan New normal tetap berlangsung. Namun masyarakat juga diminta untuk terus disiplinkan protokoler kesehatan. Yakni, semua wajib bermasker, cuci tangan, dan jaga jarak menjadi fokus perhatian utama. Pihaknya juga sudah mendeteksi seberapa besar tiga orang yang positif kepada masyarakat sekitar. Artinya, Pemkab sudah melakukan deteksi supaya covid 19 tidak menyebar.

Mengenai perbedaan data pasien positif covid 19 antara Pemkab Karanganyar dan Pemprov Jawa Tengah, bupati mengatakan selisih terjadi karena pendataan yang dilakukan propinsi berdasarkan KTP. Padahal yang bersangkutan tinggal dan menetap di luar Karanganyar. Harusnya, pencatatan itu dilakukan berdasarkan tempat tinggal yang bersangkutan. Sebab ini  persoalaan tracing atau lingkungan terdekat. (hr/adt)