Kades diminta Rodo ‘Greteh’ Terkait Covid 19

Bupati Karanganyar, Drs Juliyatmono MM, Wakil Bupati Rober Cristanto SE dan Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Amin Andi Latama, S.Sos memberikan pengarahan mengenai covid 19

 

KARANGANYAR – Kepala Desa dan aparatur pemerintah desa diminta untuk ‘Greteh’ kepada masyarakat di desa masing-masing mengenai covid 19. Greteh yang dimaksud agak galak dan sering mengingatkan untuk melakukan prosedur tetap kesehatan agar virus corona dapat dicegah penularan. Misalnya pergi keluar rumah dengan menggunakan masker,  selalu menjaga jarak aman saat berbicara.

“Saya minta pak Kades rodo greteh, mengingatkan terus ke masyarakat soal virus covid 19. Perlu diketati dan dikencengi maneh agar pencegahaan virus 19 dapat berjalan baik,” papar Bupati Karanganyar,  Juliyatmono saat memberikan paparan dihadapan para kades se kecamatan Kerjo, Di Kecamatan Kerjo.

Dia menambahkan pelajaran berharga  dari kasus di Mojogedang bahwa semua diharapkan patuh dan tunduk pada ketentuan. Jika memang diminta isolasi mandiri, ya mandiri dan untuk tidak pergi ke mana-mana. Termasuk kepada para pemudik yang datang ke desa masing-masing. Diminta untuk lapor pak RT kemudian isolasi mandiri selama 14 hari. Klau memang gejala silahkan priksa terlebih dahulu ke puskesmas di tempat terdekat. “Klau ada pemudik yang membandel. Pulang kok, tidak mengisolasi diri dan sudah diingatkan masih membandel laporkan saya. Kami akan menindaklanjuti,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengingatkan saat ini masyarakat untuk bergotong-royong membantu tetangga yang kekurangan. Dalam arti, jika memang ada yang tetangga saatnya untuk saling membantu. Soalnya pager mangkuk lebih baik daripada pager tembok. Artinya, tetangga yang peduli sangat diharapkan untuk membantu tetangga yang susah atau kekurangan. (hr/Adt)