Gencar Sosialisasi dan Bagikan 11.500 Masker, Bupati Juliyatmono Tegaskan Pedagang Harus Taat Protokoler Kesehatan

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM mensosialisasikan penggunaan masker serta membagikan masker gratis di Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, Sabtu (11/04)

KARANGANYAR – 11 April 2020

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta kepala pasar tradisional aktif mengingatkan pedagang dan pembeli agar menggunakan masker dan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar. Protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang dimaksud adalah mengenakan masker kain atau nonmedis, rajin mencuci tangan, menjaga jarak antrean atau tidak berkerumun, dan lain-lain. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar itu mendatangi tiga pasar pada Sabtu (11/4), yakni di Pasar Palur di Kecamatan Jaten, Pasar Kebakkramat, dan Pasar Nglano di Kecamatan Tasikmadu.

Di dampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar antara lain Sekda Karanganyar, Kepala Dinas Kominfo, Kepala BKD, Kepala BPBD , Plt. Kepala Dinkes, Plt. Kasatpol PP, Kabag Humas, Plt. Kepala Disdagnakerkop, Plt. Kepala Dishub dan Waka Polres Karanganyar Kompol Busroni, membagikan 5.000 lembar masker kain kepada pedagang dan pembeli di tiga pasar tradisional tersebut. Bupati juga menyosialisasikan perihal perilaku hidup sehat untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kecamatan Jatiyoso, Kecamatan Jatipuro dan Kecamatan Jumapolo.

“Kami bagikan masker sembari kami ingatkan terus agar tidak hanya fokus mikir ekonomi saja. Lalu lupa kalau ini ada wabah yang harus diatasi bersama. Kami ingatkan supaya sesering mungkin cuci tangan, pakai masker. Pasar tradisional ya tetap hidup supaya aktivitas tetap jalan. Tapi harus sadar, harus paham soal itu. Kami ingatkan terus,” kata Bupati usai menyambangi tiga pasar tradisional tersebut.

Bupati menyampaikan bahwa Pemkab akan lebih ketat memberlakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu alasaannya adalah dua warga Karanganyar, yakni warga Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang dan Desa Paulan, Kecamatan Colomadu terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (10/4). Bupati mengancam akan menutup lapak pedagang di pasar tradisional yang enggan menaati protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Bupati Juliyatmono mengaku  geram karena masih mendapati sejumlah pedagang di pasar tradisional tidak mengenakan masker.

Sekda Karanganyar Sutarno saat turut membagian masker kepada para pedagang di pasar

“Ini harus kami ketati, sosialisasi, rapatkan supaya semua ikut partisipasi demi keselamatan bersama. Ada beberapa yang ngeyel [tidak mengenakan masker] tak pekso. Mereka harus diingatkan dengan keras. Jangan pasif, kalau ngeyel tidak ikuti aturan, masih bandel ya harus diberi sanksi. Di rumah saja kalau ngeyel. Lurah [kepala] pasar saya ingatkan aktif pantau setiap hari. Ingatkan cuci tangan pakai sabun, pakai masker, protokol antrean belanja,” ujar Bupati Juliyatmono.

Selain membagikan masker di tiga pasar tersebut, Pemkab Karanganyar melalui petugas Satpol PP juga membagikan 1.500 masker kepada pedagang di Pasar Matesih dan Pasar Popongan di Kecamatan Karanganyar. Pembagian dilakukan dini hari karena pasar tersebut mulai beraktivitas pukul 01.30 WIB. Pemkab masih akan terus membagikan masker ke lokasi lain secara bertahap. “Utamanya [pembagian masker] kepada mereka yang masih beraktivitas harian. Yang masih berjualan. Itu yang harus aktif kami ingatkan. Interaksi sama masyarakat yang datang dan ketemu banyak orang. Abang-abang becak,” tutur Bupati.

Terpisah, Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Cristanto selaku Ketua P4GN Kab. Karanganyar juga turut andil dalam program pembagian masker tersebut yang dibagi dalam 11 titik tempat pembagian dengan jumlah 5000 masker. Pembagian masker tersebut langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Karanganyar dibantu oleh relawan anti narkoba di Kabupaten Karanganyar.

Selain membagikan masker kepada pedagang di pasar tradisional, Pemkab juga mengunjungi Kecamatan Jatiyoso, Kecamatan Jatipuro, dan Kecamatan Jumapolo. Mereka mengundang semua kepala desa ke kantor Kecamatan untuk membahas perihal pemudik. Data pemudik hingga Senin (6/4) pemudik yang pulang ke Kecamatan Jatiyoso mencapai 4.230 orang. Bupati mengapresiasi perangkat desa hingga ketua RT dan RW karena proaktif mendata dan memantau pemudik selama wabah Covid-19.

“Semua sudah terdata dengan bagus. Pak lurah [kepala desa] hebat. [Pemudik] didatangi, dia [pemudik sadar] isolasi mandiri. Yang bandel bisa ditekan, didatangi ke rumah sampai dini hari. Pemudik mayoritas sadar, ikhlas isolasi diri. Kebutuhan [hidup sehari-hari relatif] belum kesulitan. Lingkungan RT gotong royong terapkan pagar mangkuk itu penting. Kades top top,” ujar beliau. (Ard/Tgr)

Sosialisasi pencegahan virus covid-19 oleh Pemkab Karanganyar di Kecamatan Jatiyoso
Sosialisasi pencegahan virus covid-19 oleh Pemkab Karanganyar di Kecaatan Jumapolo

 

 

 

 

 

 

Sosialisasi pencegahan virus covid-19 oleh Pemkab Karanganyar di Kecamatan Jatipuro dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Karanganyar yang juga turut membagikan masker kepada para pedagang di pasar tradisional