Gelar Rakor Terkait Corona, Bupati Juliyatmono Instruksikan Untuk Ikhtiar Menanggulangi

Bupati Karanganyar H. Juliuyatmono didampingi Wakil Bupati H. Rober Cristanto dan Sekda Karanganyar Sutarno saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan agenda Menanggulangi Wabah Virus Covid-19 Corona di wilayah Karanganyar bertempat di Ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar, Senin(16/03/20).

 

Karanganyar – 16 Maret 2020

Guna menanggulangi maraknya wabah virus Covid-19 Corona di Karangnyar, Bupati Karanganyar langsung menggelar rapat koordinasi lintas struktural di Pemerintahan Kabupaten Karanganyar yang bertempat di ruang Podang 1 kantor Bupati, Senin(16/03/20).

Rakor yang langsung dipimpin oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono ini dihadiri Wakil Bupati, Sekda Karanganyar, seluruh Kepala OPD, BUMD, Camat dan instansi terkait. Orang nomor satu di bumi Intanpari ini juga mengarahkan agar bersikap tenang namun tetap harus bertindak tegas terhadap maraknya wabah virus covid-19 corona ini.

Secara non medis, Bupati Juliyatmono menginstruksikan agar masyarakat yang muslim untuk berpuasa di hari senin ini, selain menjalankan sunnah puasa hari senin, juga sekaligus sebagi bentuk ikhtiar agar Karanganyar tidak ada yang terjangkit virus corona.

“ Sambil berdoa dengan diiringi berpuasa sunnah, mudah-mudahan ikhtiar kita ini diijabah Allah SWT “, jelas Bupati.

Bupati Juliyatmono juga memerintahkan kepada semua Camat dan Kepala Desa agar nanti malam mengumpulkan lintas agama di lingkup maing-masing guna menggelar dzikir doa bersama, lebih bagus lagi mengundang anak yatim piatu dalam kegiatan dzikir doa bersama tersebut, tegas Bupati.

Selain hal tersebut, Bupati Karanganyar juga meminta ke Baznas untuk menyiapkan 2000 amplop diisi uang 100ribuan untuk dibagiakan kepada anak yatim piatu dengan menggelar dzikir dan doa bersama pula. Dilingkungan pejabat Kabupaten Karanganyar pun juga akan menggelar doa bersama sebagai bentuk ikhtiar.

“ Mudah-mudahan ikhtiar kita untuk menangkal virus corona melalui dzikir dan doa bersama mengajak anak yatim piatu ini berhasil maqbul diiajabah Allah SWT, karena imun kita yang paling kuat adalah keimanan dan ketaqwaan “, jelas Bupati Juliyatmono.

Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tarsa.M.Pd secara langsung mendapat mandat dari Bupati untuk segera membuat surat edaran yang resmi dari Pemerintah dengan disertai penjelasan medis yang detail dan secepat mungkin diinfokan ke semua  kepala sekolah dan juga di viralkan di medsos agar semua masyarakat segera tau. Bhakan harus ada himbauan bagi orang tua untuk mengawasi anaknya untuk tidak keluyuran keluar rumah dulu.

“ Jangan dibikin terlalu mencekam, jangan panik.  Aktivitas lain yang bisa dilaksanakan monggo silahkan di laksanakan. Kegiatan yang mengundang banyak pihak hadir bisa dipertimbangkan ulang akan dilanjut atau ditunda. Ini sama halnya dengan kegiatan – kegiatan di pemerintahan “, terang Bupati.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Purwati. S.K.M. M.Kes sampaikan kepada Bupati bahwa saat ini Dinas Kesehatan masih kekurangan stok APD untuk pelaksana tugas guna nantinya yang akan langsung terjun ke lapangan dan bersinggungan langsung dengan pasien. Purwati juga sampaikan akan secepatnya mengirim naskah penjelasan medis dan segera dikirim ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebelum edaran dibuat.

“ Yang perlu diingat, masker itu hanya untuk pasien yang terkena virus bukan oarang sehat semua menggunakan masker. Nanti kalau semua yang sehat berebut menggunakan masker, malah nanti yang sakit tidak kebagian masker “, jelas Purwati.

Bahkan dalam Rakor ini muncul isu dari Uni eropa bahwa kegiatan sholat Jum’at ditiadakan sehubungan dengan maraknya wabah Corona, namun ini dengan cepat ditanggapi oleh pihak MUI. Bahkan MUI pun sigap menyikapi terkait isu ini bahwa untuk pelaksanaan ibadah sholat Jum’at tetap dilaksanakan bahkan dihimbau untuk menambahkan dengan doa qunut nazilah yang juga sebagai bentuk ikhtiar doa memohon agar tidak terjangkit virus corona ini.(Ard/Tgr)