Pembinaan Kurang Maksimal, DPRD Minta KONI “Genjot” Terus Atlet

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengibarkan bendera start tanda dimulainya lari 10 K HUT DPRD Karanganyar
Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo

KARANGANYAR – DPRD Karanganyar melihat pembinaan atlet-atlet di Bumi Intanpari kurang maksimal. Dalam kesempatan lomba lari 10 K dalam rangka HUT DPRD ke 69, para wakil rakyat meminta KONI untuk berupaya maksimal melahirkan dan membina atlet-atlet agar dapat mengharumkan nama Karanganyar. Jika berbicara anggaran, APBD sudah menggelontorkan sekitar Rp 2 miliar untuk KONI.

“Jika anggaran dibilang tidak cukup memang semua tidak cukup. Namun apa yang ada bisa dimaksimalkan sehingga bisa melahirkan atlet yang handal,” ungkap Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo usai menyempatkan piala kepada para pemenang lomba lari.

Dia menambahkan untuk fasilitas olahraga yang kita miliki hampir semua sesuai standar. Sedangkan yang harus dilakukan merawat sarana dan prasana yang ada. Bagus Selo mengatakan dalam lomba lari 10 K kali ini diikuti 773 atlet dari SMP, SMA dan SMK di Karanganyar. Semua peserta memang khusus dari Karanganyar hal ini untuk menggali potensi atlet lokal. “Biar atlet lokal yang mempunyai potensi dapat bermunculan,” imbuhnya.

Sementara Ketua 2 Panitia Loma Lari 10 K DPRD Karanganyar, Andriyanto mengatakan jumlah peserta peserta 773 peserta, baik putra dan putri. Sedangkan terdapat satu peserta umum yakni Bambang, dengan usia 57 tahun. Kemudian ada satu OPD yakni Kepala Dinas Pariwisata, Titis Sri Jawoto juga mengikuti acara tersebut. “Loma lari 10 K ini waktunya mepet sehingga kurang maksimal. Ke depan, kami akan berusaha maksimal,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan untuk terus menjaga kesehataan. Salah satu ciri kesehatan itu adalah sering berwudhu agar bersih. Pihaknya meminta untuk jangan sampai kotor atau kemproh. Bupati meminta untuk tidak terlalu terlalu takut dengan virus korona namun tetap waspada. Klau daya tahan tubuh kuat, makan akan tetap sehat. “Saya berharap Karanganyar bebas dari virus. Termasuk virus malas dan virus tidak mau belajar. Termasuk suka bermain HP terus lupa belajar,” tambahnya. (hr/Adt)