Hebat, Lulus Sarjana S1 Dari Jualan Sayur Keliling

Amirudin, Penjual sayur keliling yang berhasil di wisuda S1 FKIP Olahraga UTP

 

KARANGANYAR – Amirudin, 23 warga Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso ini patut diacungi jempol oleh publik Karanganyar. Pasalnya pemuda di lereng Gunung Lawu tersebut bisa menjadi lulus Sarjana S1 FKIP Olahraga Universitas Tunas Pembangunan dari hasil jualan sayur keliling. Anak sulung dari Suwarno jika pagi berjualan dan sorenya kuliah.

“Alhamdulilah saya diwisuda tanggal 29 Februari 2020 di GOR UTP Surakarta. Meski berat menjalani pekerjaan dan kuliah secara bersamaan namun niat yang kuat semua akan diberi kemudahaan oleh Allah SWT,” papar Amirudin.

Ditemui Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Amirudin memakai baju batik dan kopyak tampak selalu senyum. Dia mengaku senang dan bangga bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dengan waktu lima tahun. Amirudin mengakui memulai aktivitas usai sholat subuh dengan ke pasar membeli sayuran. Selanjutnya, sayuran tadi dijual di daerah Desa Beruk, Desa Wonorejo dan Desa Tlobo hingga pukul 13.00. Kemudian pukul 14.00 pergi kuliah sampai sore hari. “Kuliah memang hanya tiga hari. Saya mensiasatinya jika masuk kuliah dagangnya  sedikit. Namun jika tidak kuliah stock dagangnya banyak,” imbuhnya.

Ditanya suka dukanya, Amirudin mengatakan sukanya banyak teman, dan memperoleh ilmu yang belum diketahui. Sedangkan dukanya kadang capek, banyak kerjaan dan tugas yang menumpuk. Belum lagi ada kegiatan kampung yang menyita waktu. Namun dengan niat kuat untuk bisa sarjana, makanya semangat yang ada terus dibangun. “Orangtua saya tidak mengira klau saya bisa menyelesaikan S-1. Karena semua biaya saya sendiri dan menyelesaikan dalam waktu lima tahun,” tambah Amirudin.

Rasa bangga juga dirasakan Kepala Desa Wukirsawit, Sutarmo. Dia mengucapkan selamat dan bangga karena warga Wukirsawit ada yang menyelesaikan jenjang S-1. Hebatnya lagi dengan biaya sendiri. Sebagai kades pihaknya hanya mendukung dan mendorong Amirudin semoga bisa mengunggah pemuda yang lain. Menjadi inspirasi pemuda yang lain dengan berbagai keterbatasan bisa menyelesaikan kuliah dengan baik. “Biaya dan waktu tidak hanya persoalan jika sudah mempunyai niat yang kuat. Buktinya, Amirudin bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dan menjadi inspirasi pemuda yang lain,” ungkapnya. (hr/adt)