Baznas Diharapkan Mampu Atasi Kemiskinan

 

KARANGANYAR – Badan Amil Zakat Infak dan Sadoqoh (Baznas) Karanganyar diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan di bumi intanpari.  Pasalnya saat ini angka kemiskinan sudah turun satu digit. Jika mampu menurunkan sama di angkat 7 atau 6 persen maka akan menjadi sesuatu yang dasyat.

“Dalam rakerda Baznas terget Rp 18 miliar sudah terlampaui menjadi Rp 18,4 miliar. Ini barokah bagi kita semua. Mari kita lanjutkan yang sudah baik,” papar Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Setda Karanganyar, Agam Bintoro.

Menurut Agam, Tagline Karanganyar maju  dan tangguh. Tangguh itu kemampuan mengatasi hambatan, ancaman, gangguan dan tantangan. Tangguh tetap menginfakkan sebagian kecil rejeki yang dipunyai. “Mohon doa restu peletakan batu pertama akan segera dilakukan dan tahun depan masjid baru. Impian karanganyar menjadi pusat peradaban baru di tahun mendatang bisa terwujud,” tambahnya.

Terkait pembangunan masjid Agung, Wakil Ketua Baznas, Abdul Muid mengatakan sudah sejak lama mengimpikan Masjid diperbaiki dan rehab model paripurna. Sebab masjid tersebut merupakan Ikon identitas kebanggan masyarakat Karanganyar. Lelang fisik sudah dilaksanakan dan mulai kemarin sudah dilakukan pemerataan. Sedangkan Kantor-kantor yang ada di Masjid Agung  Karanganyar untuk sementara waktu pindah tempat. Yakni RA dan play Group, MUI dan DMI  pindah lantai IPHI Karanganyar, poli pratama Baznas di sebelah jembatan siwaluh. “ Zakat, infak sedekah pada Bulan Januari terkumpul Rp 963.235.714. Infak 301.076. 397. Total bulan Januari Rp 1.264.312.111,” imbuh Abdul Muid. (Dnk)