Yok Ke Tawangmangu, Ada Wisata Kuliner Pujasera Nyaman Dan Uenaak

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka resmi Pujasera Kuda Hitam di Tawangmangu

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan Pujasera Kuda Hitam HI Lawu di Kelurahaan Kalisoro, Tawangmangu, Minggu malam (26/01). Pujasera itu diharapkan dapat menjadi wisata kuliner di Tawangmangu.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten yang mendukung usaha kami untuk menyediakan hidangan kuliner untuk wisatawan. Namun masih ada lima pedagang yang belum tertampung. Kami berharap lima orang tersebut juga mendapatkan tempat,” papar Ketua Pujasera Kuda Hitam HI Lawu, Wahyudi saat memberikan sambutan.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan yang telah menyewakan sebagian tanahnya untuk usahanya. Pada waktu pembukaan, pihaknya juga membagikan kotak sumbangan kepada para pengunjung. Kotak tersebut dipergunakan untuk anak yatim dan dhuafa.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi dengan baik para Pedagang Pujasera Kuda Hitam HI Tawangmangu. Bupati sempat bertanya nama kuda hitam HI atau kepanjangannya. Dijelaskan salah satu peserta Kelompok Kuliner Daerah Hindangan Istimewa Lawu. Pemerintah, menurut Juliyatmono sangat senang hadinya Pujasera Kuda Hitam tersebut. “Dulu hanya emplek-emplek, namun sekarang sudah tertata rapi. Saat ini, kios ini 24 jam menemani wisatawan yang berkunjung ke Karanganyar,” tambah Juliyatmono.

Pihaknya meminta para pedagang untuk rukub guyun sesama pedagang. Selain itu, orang nomor satu di Karanganyar juga meminta pedagang itu harus murah senyum, ramah, dan bersih. Jangan ada sampah di sekitar sini. “Orang berkunjung ini harus senang dan nyama, salah satunya adalah bersih,” ungkapnya.

Rencananya, jalan dari mulai Pasar Tawangmangu sampai Kecamatan akan diperlebar. Supaya orang berkunjung ke Tawangmangu merasa nyaman dan aman. Pihaknya sudah meminta Gubernur Jawa Tengah untuk melebarkan jalan tersebut karena jalan itu hak dari Propinsi Jawa Tengah. (hr/adt)