Warga Papua ikut ‘Unjuk Gigi’ Dalam Karnaval Pembangunan di Karanganyar

Kepala Dinas Perhubungan, Sundoro pasang kuda-kuda karena terkejut dengan busur parah yang mengarah padanya, pada saat mahasiswa Papua ikut Karnawal Pembangunan di Karanganyar

KARANGANYAR – 24 Agustus 2019

Ribuan orang mengikuti karnaval pembangunan Kabupaten Karanganyar, Sabtu, (24/08) di  sepanjang jalan Lawu. Ribuan peserta itu terdiri dari Kodim 0727, Polres Karanganyar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga masyarakat. Bahkan, warga Papua yang tinggal di Karanganyar juga ikut ‘Unjuk Gigi’ dengan menari serta membawa panah. Karnaval itu semakin menarik karena masing-masing intansi memberikan penampilan atau sungguhan yang spektakuler. Mulai kesenian reog, marching band hingga ogoh-ogoh dengan ukuran raksasa.

“Luar biasa, penampilan dari masing-masing Instansi dan OPD, hingga warga Papua yang tinggal di Karanganyar juga ikut ambil bagian  Kalian nyaman dan aman disini,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat berfoto dengan warga Papua di depan panggung kehormatan.

Beberapa kepala OPD sempat dikejutkan dengan tarian dari Papua. Sebab, penari mendatangi kepala OPD sambil mengarahkan panah. Sontak, membuat Kepala Dishub Sundoro membuat gerakan berjaga-jaga. Hal itu yang membuat seluruh penonton tertawa. Di sisi lain, penampilan Ogoh-ogoh dari Kecamatan Karangpandan membuat Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto yang menyaksikan dari panggung kehormatan sesekali turut larut dalam kemeriahan karnaval siang itu.

“Pokoke Bogenk, pokoke Bogenk, pokoke Bogenk,” seru para peserta yang menamakan diri tim Bogenk.

Puluhan peserta yang mengenakan baju dominan hitam itu mengiringi ogok-ogok yang diarak dalam karnaval pembangunan. Menyaksikan kemeriahan yang ditampilkan peserta asal Geneng Kecamatan Karangpandan itu, Juliyatmono-Rober Christanto ikut larut. Mereka menari-nari sembari mengelilingi ogoh-ogoh. “Semoga bertepatan HUT RI ke-74, terus gotong-royong, kerja sama mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan 1945. Masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. Masyarakat yang baldatun thoyibatun warobbun ghofur,” kata Juliyatmono.

Peserta tak hanya berasal dari perwakilan kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Beberapa OPD/instansi turut memeriahkannya. Peserta karnaval dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Karanganyar membagikan bibit sayuran dan buah kepada masyarakat yang menyaksikan di sekitaran panggung kehormatan. Kepala Dispertan Karanganyar, Supramnaryo menyampaikan, ada beberapa jenis bibit sayuran seperti cabai, tomat, terong dan buah-buahan. “Itu untuk memotivasi masyarakat supaya menanam tanaman di pekarangan rumah. Jadi tidak haru s menanam di lahan tapi di rumah juga bisa,” jelasnya. (tim liputan Diskominfo Karanganyar)