Sambut Kemerdekaan, Warga Tawangmangu Gelar Tirakatan Dengan Pengajian Akbar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam pengajian akbar di Tawangmangu

Karanganyar – 16 Agustus 2019

Tabligh Akbar dalam rangka malam tasyakuran memperingati HUT RI ke-74  dengan tema “Babad Tanah Jawa” bersama Ust. Salim A.Fillah (Jogja) di Terminal Tawangmangu, Jumat (16/8).

Camat Tawangmangu Rusdiyantoro memberikan apresiasi yang tinggi untuk penyelenggara dan jamaah, semua jajaran Forkompincam banyak yang hadir. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadikan amalan soleh untuk bekal dan menjadi timbangan berat di akhirat nanti.

Ketua panitia Ustadz Sutardi dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini baru kali pertama Kecamatan Tawangmangu mengadakan Tabligh Akbar bekerjasama dengan ormas islam setempat. “Tema dari pengajian ini seputar Babad Tanah Jawa yang merupakan sejarah sangat lama sekali dari tempat tinggal kita ini, dalam hal ini kita juga mengingat perjuangan pahlawan dalam memerdekakan negara Indonesia” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Kapolres dan Dandim 0727 hadir dalam acara Tabligh Akbar ini. Juliyatmono menyampaikan dalam aambutannya bahwa dalam kegiatan ini perlu kita garis bawahi adalah untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, tentunya juga harus mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan yang positif. “Seperti malam ini temanya babad tanah jawa dan bisa dilihat Kita terdiri dari berbagai suku ,tapi kita juga harus guyub rukun dan tertata dengan baik” imbuhnya.

Dalam ceramah singkatnya Bupati Karanganyar menegaskan kembali bahwa Indonesia punya pancasila, itu digunakan untuk kehidupan berbangsa bernegara dan sebagai pemersatu rakyat Indonesia. “Saya berharap kabupaten karanganyar ini mengamalkan nilai nilai pancasila yang islami, Tuhan Yang Maha Esa artinya tuhan itu satu, lalu jangan kita menilai agama lain itu jelek tapi kita harus toleransi antar umat beragama” tambah nasihat beliau di Tabligh Akbar malam itu.

Dahulu dengan agama Islam Indonesia bisa merdeka.  Itulah pelajaran buat rakyat Indonesia untuk berlomba-lomba dalam hal kebaikan dengan untuk mengisi Kemerdekaan RI yang dapat membuat Indonesia  semakin maju dan unggul sehingga mampu bersaing lebih lagi di Dunia Internasional.

Demikian Diskominfo (Hr/Adt/Wk)